Pertemuan Menlu ASEAN

ASEAN Harus Konsisten Menjadi Penggerak Perdamaian di Kawasan

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 05 Aug 2017 15:27 WIB
asean
ASEAN Harus Konsisten Menjadi Penggerak Perdamaian di Kawasan
Menteri luar negeri negara anggota ASEAN dalam pertemuan pleno di Manila, Filipina (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Metrotvnews.com, Manila: Para menteri luar negeri negara anggota ASEAN melakukan pertemuan tingkat menteri di Manila, Filipina hari ini, Sabtu 5 Agustus.
 
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P Marsudi turut hadir dalam pertemuan pleno Menlu ASEAN. Dalam keterangannya, Menlu Retno menyebutkan kontribusi ASEAN dalam perdamaian dan kestabilan di kawasan.
 
"Selama ini, ASEAN telah berkontribusi kepada kawasan dalam wujud ekosistem yang damai, stabil, dan sejahtera," ujar Menlu Retno Marsudi, dalam pertemuan Pleno Menlu ASEAN, seperti dikutip dari Twitter resmi Kemenlu RI, Sabtu 5 Agustus 2017.
 
"ASEAN juga telah terbukti secara konsisten menjadi motor penggerak perdamaian dan stabilitas di kawasan dan sekitarnya," imbuh Menlu Retno.
 
Tidak lupa mantan Dubes RI untuk Norwegia itu mengangkat tingkat pertumbuhan ekonomi di ASEAN. Menurutnya, kesuksesan perekonomian ASEAN termasuk tingginya rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi dan integrasi ekonomi yang makin dekat.
 
Namun ASEAN bukan tanpa ada tantangan. Memasuki usia 50 tahun, berbagai isu bisa mengancam stabilitas dan perdamaian di asosiasi negara Asia Tenggara itu. 
 
Tantangan-tantangan itu harus dihadapi hingga ASEAN bisa terjaga bukan hanya 50 tahun ke depan tetapi hingga masa mendatang. 
 
"Tantangan ASEAN 50 tahun ke depan: Persaingan geopolitis, kejahatan internasional terorganisasi dan agar masyarakat merasakan manfaat nyata ASEAN," tutur Menlu perempuran pertama Indonesia itu.
 
Kesatuan dan sentralitas di kawasan ASEAN juga menjadi sorotan Menlu. Kedua isu penting ini harus tetap dijaga demi kelangsungan ASEAN.



(FJR)