Militer Filipina Tewaskan Tiga WNI, Kemenlu RI Belum Bisa Konfirmasi

Sonya Michaella    •    Rabu, 26 Apr 2017 10:27 WIB
isiswnifilipina
Militer Filipina Tewaskan Tiga WNI, Kemenlu RI Belum Bisa Konfirmasi
Seorang yang diduga militan ditemukan tewas di Lanao del Sur. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengenai tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang diklaim turut tewas dalam serangan militer Filipina terhadap militan Islamic State (ISIS), hingga saat ini Kementerian Luar Negeri RI belum bisa mengonfirmasi terkait berita tersebut.

"KBRI Manila sudah meminta konfirmasi mengenai pemberitaan tersebut, tapi sampai saat ini militer Filipina belum mengonfirmasi," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Lalu Muhamad Iqbal, kepada Metrotvnews.com, Rabu 26 April 2017.

"Militer Filipina menginfokan baru akan dilakukan tes DNA terhadap 36 orang tersebut, tapi sampai sekarang belum dilakukan," lanjut dia.

Dikatakan Iqbal, KJRI Davao pun memperoleh informasi dari otoritas setempat mengenai ditemukannya paspor Indonesia atas nama inisial MIS.

"Tapi sampai sekarang, militer Filipina belum bisa memberikan konfirmasi paspor itu apakah benar terkait tewasnya 36 orang dan di mana persisnya ditemukan," ujarnya lagi.

Namun, di sejumlah media, juru bicara pasukan yang menggempur militan ISIS tersebut, Letnan Kolonel Jo-ar Herrera, mengatakan warga asing yang ikut tewas adalah militan Jamaah Islamiyah yang pernah mengebom Bali pada 2002 silam.

Ia menambahkan, Jamaah Islamiyah memang telah lama bermukim di Filipina Selatan dan melatih penduduk setempat membuat bom rakitan.

Menurut laporan, militer Filipina menyerang para militan menggunakan pesawat jet FA-50, helikopter tempur, pesawat pengebom dan artileri ke arah kelompok Maute di Lanao del Sur.

Maute hanyalah satu dari beberapa kelompok bersenjata yang bermukim di Filipina Selatan yang kini telah berafiliasi dengan ISIS. Kelompok tersebut kerap melakukan pengeboman dan penculikan dan telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap masyarakat lokal.





(WIL)