Kelompok Bersih Akan Adakan Protes Tuntut PM Malaysia Lengser

Fajar Nugraha    •    Rabu, 14 Sep 2016 13:17 WIB
1mdb
Kelompok Bersih Akan Adakan Protes Tuntut PM Malaysia Lengser
Protes Bersih di Malaysia (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Kelompok pro-demokrasi Malaysia, Bersih, menyatakan akan melakukan aksi demonstrasi menuntut Perdana Menteri Najib Razak mundur. Aksi akan berlangsung pada Sabtu 19 November.
 
Tuntutan mundur bagi Najib menjadi agenda utama, karena memungkinkan dilakukan penyelidikan independen atas dugaan korupsi di 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkannya. 
 
"Bersih percaya bahwa tidak melakukan protes bukanlah pilihan. Rakyat Malaysia harus bersatu melawan korupsi besar dan gagalnya institusi pemerintah," ujar Ketua Bersih Maria China Abdullah, seperti dikutip Reuters, Rabu (14/9/2016).


Ketua Bersih, Maria Chin Abdullah (Foto: The Star)

 
Ini bukan pertama kalinya Bersih melakukan protes. Pada Agustus 2015 lalu, mereka melakukan protes serupa yang mendapatkan dukungan besar.
 
Lebih dari 200 ribu orang turut serta dalam protes tersebut. Tuntutannya pun juga sama yaitu, meminta PM Najib untuk mundur.
 
"Kami akan tetap juga untuk menuntut dilakukannya pemilu yang adil dan jujur. Sekaligus juga akan meluncurkan konvoi nasional pada 1 Oktober untuk mengundang perhatian warga," tegas Maria.
PM Najib tersandung dugaan korupsi 1MDB. Lembaga yang dibentuk pada September 2009 itu, merupakan lembaga penanaman modal dan PM Najib menjabat sebagai ketua dewan penasihat.
 
Korupsi yang dituduhkan termasuk dugaan aliran dana ke rekening pribadi Najib sebesar USD1 miliar. Tidak ada satupun hasil penyelidikan 1MDB diinformasikan ke publik. 
 
PM Najib pun menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat apapun. Menurutnya dana itu berasal dari sumbangan kerajaan Arab Saudi, untuk dana kampanye.

 

 



(FJR)