Dangkalan Scarborough di Laut China Selatan adalah Aset Filipina

Sonya Michaella    •    Rabu, 07 Sep 2016 11:50 WIB
laut china selatan
Dangkalan Scarborough di Laut China Selatan adalah Aset Filipina
Pakar hukum internasional AS, Julian Ku (Foto: Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dangkalan atau Scarborough Shoal di kawasan Laut China Selatan, adalah sebuah karang yang diklaim sebagai milik Filipina. Dangkalan itu didekati oleh sejumlah kapal Tiongkok dan kegiatan ini jelas membuat Filipina khawatir.
 
"Jika ini terus-terusan terjadi, pasti akan terjadi kegiatan yang serius lagi berikutnya," jelas Julian Ku, seorang pakar hukum internasional dari Amerika Serikat, di Kedutaan Besar AS, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
 
Ia mengatakan bahwa Dangkalan Scarborough adalah fokus utama dari Filipina. Jelas, Filipina berang jika kapal-kapal Tiongkok terus bergerak ke arah karang ini. 
 
"Scarborough Shoal adalah aset penting bagi Filipina. Itulah sebabnya, Angkatan Udara Filipina pun berpatroli di atas karang tersebut," lanjutnya lagi.


Tiongkok mengembakan pulau buatan di Laut China Selatan (Foto: Reuters)
 
 
Dua hari yang lalu, pesawat AU Filipina yang terbang di atas batu karang tersebut dan melaporkan bahwa ada peningkatan jumlah kapal lebih dari biasanya yang dilakukan armada Tiongkok.
 
"Dan sebagian kegiatan perikanan Filipina memang dilakukan di sekitar Scarborough Shoal," ujarnya lagi.
 
Saat di KTT G20 di Hangzhou, Tiongkok, Presiden AS Barack Obama pun berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping agar Tiongkok menghormati putusan Permanent Court of Arbitration (PCA).
 
"Yang mana harusnya Tiongkok tak lagi menggerakkan armadanya mendekati wilayah-wilayah klaim Filipina, di mana termasuk Scarborough Shoal," pungkasnya.
 
Ia menegaskan bahwa Dangkalan Scarborough memang wilayah 'klaim berbahaya' yang menjadi wilayah inti dari Filipina di Laut China Selatan.

(FJR)