Mantan Presiden Korsel Penuhi Panggilan atas Skandal Korupsi

Willy Haryono    •    Selasa, 21 Mar 2017 09:52 WIB
korea selatan
Mantan Presiden Korsel Penuhi Panggilan atas Skandal Korupsi
Mantan Presiden Korsel Park Geun-hye tiba di kantor jaksa di Seoul, 21 Maret 2017. (Foto: AFP/KIM HONG-JI)

Metrotvnews.com, Seoul: Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye memenuhi panggilan tim jaksa atas skandal korupsi dan penyalahgunaan wewenang, setelah sebelumnya memiliki kekebalan hukum saat masih menjadi kepala negara. 

Park meminta maaf ke hadapan publik saat tiba di kantor jaksa di Seoul. 

"Saya akan menjalani investigasi dengan baik dan tulus," ucap Park, seperti dikutip AFP, Selasa 21 Maret 2017. 

Menjadi presiden wanita pertama di Korsel, Park dimakzulkan parlemen pada Desember di tengah gelombang unjuk rasa jutaan warga. Demonstran mendesak Park mundur atas skandal besar, yang mencampuradukkan antara politik, bisnis dan hubungan pertemanan.

Pemakzulan diterima Mahkamah Konstitusi Korsel belum lama ini, yang otomatis mengakhiri karier Park. Ia tumbuh besar di istana kepresidenan Blue House sebagai anak dari Park Chung-hee. 

Berstatus warga sipil, Park melewati kerumunan pendukungnya di sekitar kediaman pribadi. 

Perjalanan singkat Park dari rumahnya ke kantor jaksa diliput awak media, dengan beberapa juru kamera mengikuti dengan mobil dan sepeda motor. Ada juga sejumlah jurnalis yang menanti di beberapa titik di sepanjang rute  perjalanan.

Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn telah menjadi presiden interim sejak Desember, sejak parlemen mengajukan usulan pemakzulan. Pemilihan umum presiden Korsel dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei. 

 


(WIL)