Perempuan dan Peran dalam Politik Luar Negeri Indonesia

Sonya Michaella    •    Selasa, 08 Jan 2019 13:22 WIB
kemenlumenlu retno lp marsudi
Perempuan dan Peran dalam Politik Luar Negeri Indonesia
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di tengah-tengah mahasiswa. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

Jakarta: Bertemu generasi milenial yang terdiri dari para mahasiswa dan mahasiswi Indonesia merupakan salah satu rangkaian acara Pameran Capaian 4 Tahun Kementerian Luar Negeri RI.

Para mahasiswa dan mahasiswi pun berkesempatan untuk bertanya dan dijawab langsung oleh Menlu Retno. Beberapa pertanyaaan pun mengarah kepada kinerja diplomasi politik luar negeri Indonesia.

“Perempuan itu ada di proritas teratas politik luar negeri Indonesia. Banyak diplomat perempuan yang menjabat posisi penting di Kemenlu,” kata Menlu Retno di Kemenlu RI, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

“Selain itu, kampanye yang terus digencarkan tiga tahun terakhir ini adalah kampanye Indonesia duduk di Anggota Tidak Tetap DK PBB. Alhamdulillah, Indonesia menang dan sudah mulai bertugas,” lanjut dia.

Tak hanya soal diplomasi luar negeri, Menlu Retno juga sempat menceritakan awal karirnya menjadi diplomat dan harus bertugas untuk penempatan pertamanya dalam keadaan mengandung anak kedua.

Menlu Retno juga mengajak para milenial yaitu para mahasiswa, terutama yang sudah mengambil jurusan hubungan internasional untuk tekun belajar demi menggapai cita-cita mereka yang ingin menjadi diplomat. 

Shella, mahasiswi Universitas Parahyangan Bandung, mengaku sangat menyukai kegiatan yang diadakan Kemenlu RI dengan menarik minat para milenial seperti dirinya.

“Bisa dapat pengetahuan dan insight baru soal Kemenlu RI dan juga cerita Menlu Retno yang enggak bisa aku dapat di berita-berita seperti kehidupan pribadi dan tentang keluarga Menlu,” ujar Shella ketika berbincang dengan Medcom.id.

Dia juga lebih menyukai kegiatan Kemenlu RI yang menarik milenial yang terhitung santai dan juga dapat mengenal lebih dekat sosok Menlu Retno.


(FJR)