Kemenristekdikti: RI Butuh Orang-Orang Pintar untuk Bangun Negeri

Sonya Michaella    •    Rabu, 26 Jul 2017 12:38 WIB
pendidikanindonesia-as
Kemenristekdikti: RI Butuh Orang-Orang Pintar untuk Bangun Negeri
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemenristek Dikti Paulina Pannen (kanan) bersama Dubes AS untuk Indonesia Joseph Donovan di Hotel Ayana, kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

 Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi RI mengapresiasi program beasiswa yang terus diberikan Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui beasiswa USAID PRESTASI untuk memajukan pembangunan Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementistekdikti, Paulina Pannen, menyebut bahwa Indonesia sangat membutuhkan warga yang mau belajar untuk membangun negeri ini.

"Harapan kita, kerja sama pendidikan antara AS dan Indonesia ini terus berlangsung dan terus membuka kesempatan bagi anak-anak kita untuk belajar di AS," ujar Paulina, ketika ditemui di Hotel Ayana, kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.

Namun, lanjut dia, jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Negeri Paman Sam sempat menurun beberapa waktu lalu. "Tapi tetap optimistis bahwa anak-anak kita adalah bangsa yang pintar," tambahnya.

Menurut penuturannya, menuju ke 100 tahun Indonesia, anak-anak bangsa semakin terlihat maju dan ingin mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.

"Kita menuju ke 100 tahun Indonesia dan banyak orang pintar yang diperlukan untuk membangun bangsa. Nanti 100 tahun Indonesia merdeka, itu kita betul-betul mencapai golden ages of Indonesia. Beasiswa ini sangat membantu," ungkap Paulina.

Pendidikan adalah salah satu bidang kerja sama strategis yang dibangun antara AS dan Indonesia sejak dulu.

Bergerak sejak 1950, USAID dan lembaga-lembaga Pemerintah AS terdahulu telah memberikan beasiswa kepada lebih dari empat ribu WNI untuk meraih gelar di berbagai universitas.

Untuk mendapatkan beasiswa USAID PRESTASI, seseorang harus melalui seleksi ketat dengan kuota yang berubah setiap tahunnya.

Para penerima beasiswa USAID dari Indonesia diseleksi berdasarkan kinerja akademis, pengalaman kerja dan dedikasinya untuk meningkatkan kehidupan bermasyarakat di Indonesia.



(WIL)