Berat Badan Kim Jong-Un jadi Bahan Olokan di Tiongkok

Arpan Rahman    •    Kamis, 17 Nov 2016 19:01 WIB
kim jong-un
Berat Badan Kim Jong-Un jadi Bahan Olokan di Tiongkok
Berat badan Kim Jong-Un jadi bahan olokan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Beijing: Spekulasi soal berat badan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah berkembang menjadi sumber daya tarik di negara tetangga, Tiongkok. Sementara sensor pemerintah Negeri Tirai Bambu telah memblokir humor yang menyinggung julukan itu di media sosial.
 
Dilansir BBC, Kamis (17/11/2016), istilah "Kim Gendut" -- dan variasinya, seperti "Kim Gemuk III" atau "Kim Berlemak III" -- telah muncul di situs media sosial sepanjang tahun ini, terutama dalam aplikasi yang paling populer Tiongkok, Sina Weibo.
 
Tapi sebagai tanggapan, muncul laporan yang belum diverifikasi, bahwa Korut telah minta Tiongkok membasmi penyalahgunaan pengguna Weibo soal olok-olok yang kreatif tersebut.
 
Lelucon terbaru muncul di daring -- dan ini tidak bisa diterjemahkan dengan mudah -- adalah "Kim III bulan separuh." Istilah "III" atau "ketiga" dalam sebutan itu mengacu pada fakta bahwa almarhum ayahnya dan kakeknya yang dihormati juga dengan nama Kim.
 
Dilaporkan intervensi Korut itu juga telah menggelitik minat para pengguna lain, dengan berbagai julukan yang terus muncul lebih dari 10 lelucon baru yang ditemukan sensor pencarian istilah pada aplikasi itu, menurut situs pemantauan Free Weibo.
 
Media populer Tiongkok juga mulai menyensor komentar pengguna yang menyebut julukan itu pada aplikasi mereka.
 
Julukan itu kini sepenuhnya disensor mesin pencari terkemuka di Tiongkok, Baidu, dan pencarian Weibo mengembalikan pesan berikut: "Menurut hukum yang relevan, peraturan dan kebijakan, hasil pencarian tidak dapat ditampilkan."
 
Sebuah laporan yang dapat dipercaya menunjukkan sang pemimpin tertinggi memilih keju Swiss, kerang, dan wiski, dalam foto-foto Kim yang terlihat naik bobot badannya sejak ia menggantikan Kim Jong-il pada 2011.
 
Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan mengklaim berat badan Kim telah bertambah 40kg dalam empat tahun.
 
Sensor atas lelucon sebagai nama julukannya telah mendorong media mainstream Tiongkok berspekulasi bahwa perintah itu datang langsung dari pejabat pemerintah -- di kedua sisi perbatasan Tiongkok-Korut.
 
Harian Apple Daily Hong Kong mengatakan,  "Pemerintah Korea Utara telah secara resmi menuntut media, pejabat pemerintah, dan para warga dari daratan Tiongkok tidak boleh menyebut pemimpin Kim Jong-un sebagai 'Kim Gendut'".
 
Sementara itu, surat kabar nasionalis Global Times memperingatkan "ejekan" terhadap pemimpin Korut. Seraya mengatakan bahwa pengguna media sosial harus "menghormati para pemimpin negara-negara tetangga" dan memperlakukan mereka dengan "sopan santun yang anggun dan penuh harga diri."



(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA