Mengukur Landasan Baru Bilateral Indonesia dan Malaysia

Fajar Nugraha    •    Jumat, 29 Jun 2018 16:04 WIB
indonesia-malaysiamahathir mohamad
Mengukur Landasan Baru Bilateral Indonesia dan Malaysia
Nilai total perdagangan kedua negara tahun 2017 mencapai Rp255,9 triliun atau meningkat sebesar 22 persen dibandingkan tahun 2016. (Foto:Medcom/Fajar)

Jakarta: Kedatangan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad ke Indonesia menyiratkan hubungan yang baik antara Indonesia dan Malaysia.

Tak hanya bertemu dengan warga Malaysia di Indonesia serta kalangan pemerintahan, Mahathir juga melakukan pertemuan dengan kalangan bisnis terutama dalam wadah Indonesia-Malaysia Business Council (IMBC) pada Jakarta, 29 Juni 2018 - ditujukan untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.  

Tun Mahathir,-biasa ia disapa,- melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 28-29 Juni 2018. Kunjungan ini merupakan lawatan resmi pertamanya ke negara Asia Tenggara usai terpilih sebagai Kepala PemerintahanMalaysia yang kedua kalinya pada 9 Mei lalu. 

Dalam rangkaian lawatan resminya, Perdana Menteri Mahathir Mohammad melakukan pertemuan terbatas dengan beberapa tokoh penting Indonesia dalam acara yang diselenggarakan olen IMBC di Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Perdana Menteri Mahathir yang didampingi sejumlah pejabat pemerintahan Malaysia melakukan tatap muka dan diskusi.

“Kunjungan ini diharapkan bisa memberikan landasan baru bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerjasama di berbagai bidang, termasuk memberikan kesempatan kepada Malaysia untuk memaparkan kebijakan serta pijakan terbaru dari pemerintah Malaysia pada sejumlah hal yang menguntungkan kedua negara,” ujar Ketua IMBC Tanri Abeng, Jakarta 29 Juni 2018.

“Melalui acara ini IMBC dan komunitas bisnis berharap bisa mendapatkan arahan dan kebijaksanaan dari Mahathir Mohammad sebagai salah satu pemimpin paling senior dan berpengalaman di dunia, serta pemimpin yang dihormati oleh rumpun bangsa Melayu,” tutur Tanri.

“Tujuan utama pertemuan hari ini adalah untuk membahas peningkatan perdagangan dan investasi kedua negara meliputi investasi Malaysia di Indonesia yang saat ini sedang berjalan, investasi Indonesia di Malaysia yang masih harus ditingkatkan, serta aliansi kedua negara untuk perdagangan di Malaysia dan indonesia, serta mancanegara,” jelas Tanri Abeng. 

Tanri Abeng juga menambahkan bahwa hubungan erat kedua negara serumpun ini memiliki arti yang Sangat penting bagi kedua belah pihak. 

Sebagai gambaran, nilai total perdagangan kedua negara tahun 2017 mencapai Rp255,9 triliun atau meningkat sebesar 22 persen dibandingkan tahun 2016. Nilai tersebut menjadikan Indonesia sebagai rekan dagang terbesar ketujuh bagi Malaysia secara global dan ketiga terbesar dalam lingkup regional ASEAN setelah Singapura dan Thailand. 

 


(WAH)


Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

24 minutes Ago

Amerika Serikat kembali diguncang skandal mata-mata. Kejaksaan wilayah Washington DC menahan seorang…

BERITA LAINNYA