Air Tumpah Picu Bentrok di Penjara Filipina, Dua Tewas

Willy Haryono    •    Minggu, 05 Nov 2017 12:15 WIB
filipina
Air Tumpah Picu Bentrok di Penjara Filipina, Dua Tewas
Hampir semua penjara di Filipina kelebihan kapasitas. (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Quezon: Perkelahian di sebuah penjara kelebihan kapasitas di Filipina menewaskan dua narapidana dan melukai 10 lainnya. Sipir penjara mengatakan bentrokan ini dipicu persoalan sepele, yakni air yang tumpah dari sebuah ember. 

Manajemen penjara di Quezon City mengatakan tumpahan tersebut memicu perkelahian antar dua geng, yang meliputi lemparan batu dan kursi.

Penjara tersebut menampung lebih dari 3.400 narapidana dari kapasitasnya yang hanya 800. Padatnya penjara ini merupakan imbas dari perang melawan narkotika di Filipina. 

Seperti dikutip BBC, Minggu 5 November 2017, kekerasan bermula saat beberapa narapidana mengangkut satu temannya yang mengalami kejang-kejang ke klinik. Di tengah perjalanan, salah satu dari mereka tidak sengaja menendang ember berisi air. 

Tumpahan air itu mengenai seorang narapidana dari geng rival yang sedang tidur pulas. 

Bentrokan pun terjadi, dan menewaskan seorang narapidana dan satu pria yang mengalami kejang-kejang itu. 

Sejumlah kritik menyebut para narapidana di penjara Quezon City berhimpitan bak sardin. Mereka harus mengantre giliran untuk sekadar tidur di tempat kosong, baik itu anak tangga atau lapangan basket. 

Human Right Watch mengecam kondisi penjara tersebut, dan mendeskripsikannya seperti neraka dunia. 

Pemerintah Filipina bertekad membangun fasilitas baru di penjara tersebut, namun mengingatkan bahwa hal itu tidak bisa dilakukan dalam semalam. 

Sebelum Rodrigo Duterte menjadi presiden tahun lalu, penjara di Filipina sudah masuk rangking ketiga terpadat di dunia.


(WIL)