Indonesia Kutuk Serangan Teror yang Tewaskan 184 Orang di Mesir

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 24 Nov 2017 22:28 WIB
ledakankonflik mesirledakan mesir
Indonesia Kutuk Serangan Teror yang Tewaskan 184 Orang di Mesir
Tentara Mesir berpatroli di area Ismailiya, 6 Agustus 2015. (Foto: AFP / KHALED DESOUKI)

Jakarta: Indonesia mengutuk serangan terror di El-Arish, Sinai Utara, Mesir. Serangan tersebut mengakibatkan sekitar 184 orang meninggal dan 125 lainnya luka-luka.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan duka cita dan simpati atas korban meninggal dan luka-luka.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo telah berkordinasi dengan otoritas keamanan setempat dan terus memantau perkembangan situasi di El-Arish. Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

"Menlu RI, Retno Marsudi, telah mengirimkan pesan duka cita dan simpati langsung kepada Menlu Mesir," demikian dikutip dari pernyataan Kementerian Luar Negeri yang diterima Metrotvnews.com, Jumat, 24 November 2017.

KBRI Kairo juga membuka hotline di nomor +20 102 2229989, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang membutuhkan bantuan konsuler dan informasi lebih lanjut mengenai kondisi di sana.

"Berdasarkan pemantuan KBRI Kairo dan pelacakan melalui sumber keamanan Mesir sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yg menjadi korban serangan tersebut," demikian dikatakan Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzi.

Dubes Helmy juga menegaskan tak ada warga Indonesia yang tinggal di kota El-Arish.

Ledakan terjadi di samping Masjid Ar -Raudah, Markaz Bir El-Abd, kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir. Bom diledakkan pada saat pelaksanaan sholat Jumat. Kelompok teroris jg menembaki para jemaah pasca ledakan.

Pelaku serangan berhasil melarikan diri. Dan hingga kini, proses pengejaran masih berlangsung.


(WIL)