Jepang Turunkan Level Ancaman Gelombang Tsunami

Willy Haryono    •    Selasa, 22 Nov 2016 10:50 WIB
gempa bumi
Jepang Turunkan Level Ancaman Gelombang Tsunami
Wilayah pesisir dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi di prefektur Fukushima, Jepang, 11 Februari 2016. (Foto: AFP/TORU YAMANAKA)

Metrotvnews.com, Fukushima: Pemerintah Jepang menurunkan level ancaman gelombang tsunami yang dipicu gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) di prefektur Fukushima pada Selasa 22 November. 

Keputusan diambil setelah risiko kerusakan masif akibat tsunami dinilai sudah berakhir. Meski gelombang tsunami tiba di pesisir Jepang, namun ketinggiannya lebih rendah dari perkiraan. 

Otoritas Fukushima dan daerah rendah lainnya seperti Miyagi telah memerintahkan evakuasi kepada warga yang rentan terkena tsunami. Serangkaian tsunami menghantam pesisir, namun tidak menimbulkan kerusakan. 

Peringatan tsunami di dua prefektur tersebut diturunkan hampir empat jam setelah diterapkan. Meski begitu, warga diminta tetap menjauhi area pantai. Peringatan serupa diterapkan di prefektur Iwate dan Ibaraki. 

Sejauh ini gempa bumi yang memicu tsunami dilaporkan melukai lima warga, namun kondisi mereka tidak terlampau serius. Agensi Meteorologi Jepang melaporkan gempa mengguncang di kedalaman 30 kilometer, sementara versi dari Badai Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) adalah 10 km. 

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta otoritas lokal memberikan informasi akurat mengenai gempa dan tsunami kepada warga. Ia juga menginstruksikan langkah-langkah darurat yang diperlukan untuk menangani musibah terbaru ini. 

Prefektur Fukushima terletak di utara Tokyo dan merupakan tempat berdirinya fasilitas pembangkit tenaga nuklir Fukushima Daiichi. Saat gempa bumi dahsyat melanda Jepang pada 2011, Fukushima Daiichi mengalami kebocoran terparah dalam sejarah Jepang.

 


(WIL)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA