IUU Fishing, Peringatan Keras Bagi Kapal 'Nakal'

Sonya Michaella    •    Rabu, 14 Sep 2016 16:56 WIB
pencurian ikan
IUU Fishing, Peringatan Keras Bagi Kapal 'Nakal'
Penasihat senior Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS, Sean Moon (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kekayaan maritim yang dimiliki Indonesia dinilai sangat luar biasa oleh negara lain, termasuk Amerika Serikat (AS).
 
"Kekayaan maritim Indonesia sangat luar biasa. Maka, Indonesia harus punya keamanan, karena keamanan maritim sangat penting bagi sebuah negara," ujar penasihat senior dari Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS, Sean Moon, di At Amerika, Pacific Place, Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Ketika ditanya mengenai pandangannya mengenai illegal fishing atau pencurian ikan yang sering terjadi, ia mengatakan bahwa Illegal, unreported and unregulated fishing (IUU Fishing) yang berlaku adalah sebuah peringatan.
 
 
"IUU Fishing yang ada di Indonesia, adalah sebuah peringatan keras bagi kapal-kapal negara lain agar tak masuki perairan Indonesia untuk menangkap ikan," lanjutnya.
 
Namun, kata dia, Indonesia juga harus bisa memperkuat sistem yang sudah ada agar tak banyak terjadi pencurian ikan di perairan nasional.
 
Ia juga menambahkan bahwa informasi-informasi terkait pencurian ikan dan IUU Fishing juga harus diperbanyak agar memperdalam tentang permasalahan tersebut.
 
"Peringatan dan kewaspadaan tersebut penting untuk menjaga aset yang Indonesia punya," tuturnya.
 
Beberapa kasus penenggalaman kapal pun terjadi di Indonesia, di antaranya menimpa kapal nelayan Vietnam dan Tiongkok.
 
Kapal-kapal ini sengaja memasuki perairan Indonesia untuk menjaring ikan. Hal ini tentu membuat Indonesia berang.
 
Meskipun sudah disahkan IUU Fishing dan dilakukan pula penenggelaman kapal oleh, namun masih ada pula kapal-kapal dari negara lain yang mencoba masuki wilayah perairan Indonesia.

   



(FJR)