Korban Tewas Banjir dan Longsor di Vietnam Jadi 54 Orang

Willy Haryono    •    Jumat, 13 Oct 2017 13:16 WIB
topan badaivietnam
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Vietnam Jadi 54 Orang
Warga menggunakan perahu untuk bergerak di tengah banjir di provinsi Ninh Binh, Vietnam, 12 Oktober 2017. (Foto: AFP/Vietnam News Agency)

Metrotvnews.com, Hanoi: Jumlah korban tewas musibah banjir dan tanah longsor di Vietnam utara serta pusat melonjak menjadi 54 orang, Jumat 13 Oktober 2017. Ini merupakan bencana alam terbesar yang melanda Vietnam sejak beberapa tahun terakhir. 

Tim penyelamat gabungan berusaha mencari 39 orang yang masih dinyatakan hilang hingga saat ini, setelah hujan deras melanda beberapa provinsi di Vietnam sepanjang pekan. 

Badan cuaca setempat memperkirakan sebuah badai besar lainnya sedang bergerak menuju Vietnam. 

Hujan deras dan angin kencang telah menghancurkan ribuan bangunan dan merusak ratusan hektare sawah, termasuk di luar kota Hanoi di mana sejumlah permukiman warga terkena banjir dari luapan sungai. 

"Keseluruhan desa kami kehilangan banyak ikan dan sayuran," kata Ngo Van Thanh, seorang petani, kepada kantor berita VNExpress.

Sejumlah desa, jalanan dan rumah di beberapa provinsi Vietnam masih tergenang banjir hingga hari ini. Petugas gabungan berusaha membuka akses jalan dan mencapai sejumlah warga yang terisolasi di wilayah pegunungan. 

Provinsi Hoa Binh Utara -- tempat status darurat dideklarasikan -- adalah yang paling parah terkena imbas banjir serta longsor dengan 17 korban tewas dan 15 hilang. Posisi kedua diikuti provinsi Thanh Hoa dengan 14 korban tewas. 

Vietnam telah dilanda sejumlah badai tahun ini, dengan total korban tewas dan hilang hampir mencapai 170 orang. Negara ini biasa terkena badai tropis mulai dari Mei hingga Oktober. 

Lebih dari 150 irang tewas saat Badai Tropis Ketsana melanda Vietnam pada 2009.

 


(WIL)