Korut Tak Rayakan Ultah Kim Jong-un Karena Ekonomi Memburuk

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 08 Jan 2018 20:07 WIB
kim jong-unkorea utara
Korut Tak Rayakan Ultah Kim Jong-un Karena Ekonomi Memburuk
Korut tak rayakan ulah Kim Jong-un karena ekonomi memburuk. (Foto: KCNA).

Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un  diyakini berulang tahun pada hari ini, Senin 8 Januari 2018. Namun, tidak ada sama sekali perayaan atau keramaian di ibu kota Pyongyang.
 
Sumber Korut mengatakan tak adanya perayaan ultah Jong-un dikarenakan ekonomi negara tersebut tengah memburuk akibat sanksi internasional yang dijatuhkan beberapa bulan lalu.
 
Sebelumnya, masyarakat Korut biasanya merayakan ulang tahun pemimpinnya sebagai bentuk kesetiaan mereka.
 
"Sanksi internasional, terutama sejak uji coba nuklir ke-6 pada September lalu menyebabkan makin banyak kesulitan yang dihadapi rakyat . Banyak yang kehilangan pekerjaan karena berhentinya ekspor batu bara dan minyak," ujar sumber tersebut, dilansir dari The Telegraph.
 
Sumber ini juga menyebutkan sanksi internasional turut membuat opini publik terhadap Jong-un menurun. Karena itu, hari jadi Jong-un tidak semeriah peringatan ulang tahun kakek dan ayahnya.
 
Hari ulang tahun Jong-un tidak pernah dijadikan hari libur nasional, berbeda dengan sang ayah dan kakeknya. Bahkan, hari jadi ayah Jong-un, Kim Jong-il diperingati sebagai Hari Bintang Cemerlang dan kakeknya sebagai Hari Matahari.
 
"Ketika pemerintah mendorong propaganda mengenai pengembangan nuklir dan rudalnya, sementara itu para pedagang serta rakyat kehilangan pekerjaan mereka dan kelaparan meningkat tahun ini, orang hanya akan menertawakan Kim Jong-un jika menjadikan hari ultahnya sebagai hari libur nasional. Karena itu opini publik terhadap Kim Jong-un telah menurun ke level baru,” ujar sumber itu.
 
Di sisi lain, minimnya kemegahan dan perayaan di hari ulang tahun Kim Jong-un ini disebut sebagai salah satu upaya sang adik, Kim Yo-jong, yang tengah mencoba memperbaiki dan menjadikan citra kakaknya itu sebagai pemimpin baik hati di mata rakyat.
 
Meski begitu, selama ini semua identitas termasuk hari kelahiran Kim Jong-un tidak pernah terverifikasi secara resmi dan masih menjadi misteri.



(WAH)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

16 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA