6 ABK WNI Hilang Setelah Kapal Tanker Tenggelam di Malaysia

Fajar Nugraha    •    Jumat, 16 Jun 2017 08:36 WIB
wni
6 ABK WNI Hilang Setelah Kapal Tanker Tenggelam di Malaysia
Jejak minyak dari lokasi di mana kapal MT Putri Sea dilaporkan hilang (Foto: MMEA).

Metrotvnews.com, Johor Bahru: Dilaporkan enam orang anak buah kapal warga negara Indonesia (ABK WNI) dilaporkan hilang, setelah kapal tanker tempat mereka bekerja tenggelam pada Kamis 15 Juni.
 
Kapal tanker tersebut diyakini meledak dan terbalik sekitar 4,6 mil laut lepas pantai Tanjung Pengelih, Johor.
 
ABK WNI yang dinyatakan hilang itu diketahui bernama Akhmad Faharuddin (35), Muhamad Heri Hernanda (28), Raden Abdur Rahem (31), Rendy Alamanda (28), Sulkifli (39) dan Yohanis Sumari (35).
 
Deputi Direktur Jenderal Badan Maritim Malaysia (Malaysian Maritime Enforcement Agency/MMEA) Laksamana Datuk Mohd Taha Ibrahim mengatakan, tanker bernama MT Putri Sea itu membawa muatan minyak mentah. Kapal itu didaftarkan di Pelabuhan Malabo, Guyana Ekuatorial.
 
"Kapal memiliki panjang 46,4 meter dan memiliki enam ABK yang berkewarganegaraan Indonesia berusia 28 hingga 39 tahun," ujar Mohd Taha, seperti dikutip Bernama, Jumat 16 Juni 2017.
 
Ibrahim menambahkan bahwa pihak MMEA mendapatkan notifikasi mengenai kapal tanker yang hilang ini dari Kepolisian Laut Singapura pada pukul 6.15 pagi pada 15 Juni. Saat itu pihak keamanan Singapura gagal menghubungi kapal tersebut.
 
"Kapal dari Kepolisian Maritim distrik Tanjung Sedili dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan dan tiba di lokasi pada pukul 6.15 pagi, tetapi tidak ada kapal yang terlihat," tutur Mohd Taha
 
Namun Mohd Taha menyebutkan ada jejak tumpahan minyak di sekitar lokasi yang disebutkan.
 
Saat ini operasi pencarian dan penyelamatan terhadap kapal dan abknya sudah dilakukan.



(FJR)