Wawancara Khusus Dubes Inggris untuk Indonesia

Sejak Bom Bali, Indonesia dan Inggris Bekerja Sama Melawan Terorisme

Sonya Michaella    •    Senin, 10 Jul 2017 10:02 WIB
indonesia-inggris
Sejak Bom Bali, Indonesia dan Inggris Bekerja Sama Melawan Terorisme
Dubes Inggris untuk Indonesia dalam wawancara khusus dengan Metrotvnews.com di Jakarta, 22 Juni 2017. (Foto: MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemitraan antara Indonesia dan Inggris telah terjalin kuat sejak pertama kali disepakati di tahun 1949. 

Kedua negara telah bekerja sama di berbagai bidang, di antaranya ekonomi, perdagangan, pendidikan, sains, riset teknologi, industri kreatif, maritim dan masih banyak lagi. 

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik berharap kerja sama ini dapat terus terjalin kuat dan diperluas ke bidang-bidang lainnya.

Berikut wawancara khusus Metrotvnews.com dengan Dubes Moazzam di British Visa Center di Jakarta pada 22 Juni 2017 terkait kedekatan kedua negara: 

Apa yang menjadi fokus-fokus dalam hubungan Indonesia dengan Inggris? 

Hubungan Indonesia dengan Inggris terus berkembang. Semakin dekat dari waktu ke waktu. Presiden Joko Widodo sudah berkunjung ke Inggris pada 2016, begitu juga dengan PM Inggris (David Cameron) ke Indonesia satu tahun sebelumnya. 

Beberapa pekan ke depan juga Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan berkunjung ke Inggris. 

Ada banyak dialog bermakna antara kita. Ada banyak bidang kerja sama, pendidikan, sains, riset teknologi, maritim dan lainnya. Kerja sama ekonomi sangat penting bagi kedua negara.

Kedua pemimpin kita menjadikan kerja sama ekonomi sebagai prioritas. Di sektor perdagangan, nilai kerja sama kita berkembang lima persen tahun lalu. 

Sebagai negara anggota G20, di era modern ini kita harus selalu memastikan adanya kerja sama. 

Inggris adalah investor besar di komunitas global. Apa Inggris memandang Indonesia sebagai negara potensial untuk berinvestasi?

Tentu saja. Di Indonesia, Inggris berinvestasi dan menyalurkan dana besar-besaran di bidang seperti minyak dan gas. Di sini ada perusahaan BP, Shell (Royal Dutch Shell), Premier Oil dan lainnya. 

Migas penting bagi kami, begitu juga dengan energi terbarukan. Indonesia adalah negara yang memiliki banyak potensi di bidang energi. 

Selain itu, asuransi terbesar di Indonesia, Prudensial, adalah perusahaan asal Inggris. Standard Chartered juga perusahaan perbankan Inggris.

Ada banyak merek dagang Inggris di Indonesia. Inggris telah menciptakan jutaan pekerjaan bagi warga Indonesia di sini. 

Kami adalah pemain besar bagi Indonesia di masa mendatang, dan kami rasa kami bisa mendukung Indonesia masuk ke deretan 10 besar kekuatan ekonomi dunia.


Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Parlemen Inggris pada 2016. (Foto: AFP)

Seperti apa kedekatan hubungan Inggris dan Indonesia sejauh ini?

Pertama-tama, hubungan kedua negara sebaiknya tidak hanya antar pemerintah dengan pemerintah, tapi juga antar people to people

Area-area kunci di P to P itu di antaranya pendidikan. Banyak mahasiswa asal Indonesia belajar di Inggris dan sebaliknya. 

Bahasa Inggris juga menjadi salah satu area kunci. Tingkat penguasaan Bahasa Inggris di Indonesia relatif rendah, ini menjadi perhatian penting di bidang investasi. British Council aktif di area pendidikan di Indonesia.

Bidang lainnya adalah industri kreatif. Para anak muda Inggris dan Indonesia bisa bekerja sama membuat karya seni bersama, melukis, bermain musik, atau pagelaran busana. British Council juga aktif di area ini. 

Dan tentu saja pariwisata. Tahun lalu, jumlah wisatawan Inggris ke Indonesia mencapai lebih dari 300 ribu, meningkat sekitar 20 persen, menjadi yang terbesar dari negara Eropa ke Indonesia. Sementara turis Indonesia ke Inggris juga meningkat, sekitar 33 persen. 

Beberapa aksi teror terjadi di Inggris. Hal ini menimbulkan kekhawtiran, termasuk di kalangan WNI yang ingin kuliah di sana. Bagaimana pemerintah Inggris menanggapi hal ini?

Terjadi tiga serangan teroris di Inggris dalam beberapa bulan terakhir. Ini tragis, karena banyak orang terkena imbasnya. 

Tapi seperti kita ketahui, serangan teror juga terjadi tidak hanya di Inggris, tapi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia seperti yang baru-baru ini terjadi di Kampung Melayu. 

Kepolisian Inggris merespons aksi terorisme dengan cepat dan aktif. Meski terjadi serangan, polisi Inggris memastikan keamanan berada di level tertinggi, menjaga ketat perbatasan dan bekerja sama dengan negara lain karena masalah terorism ini berskala global. 

Pesan bagi warga Inggris ke Indonesia, tetaplah waspada tapi tetap datang karena negara ini aman. Pesan bagi warga Indonesia ke Inggris: Inggris itu aman, tolong tidak usah takut, karena Inggris aman. 

Banyak warga Indonesia datang ke sini untuk belajar, untuk berwisata, mendengarkan musik, menonton sepakbola dan lainnya. 

Inggris adalah negara yang sangat terbuka. London sendiri kedatangan sekitar 20 juta pengunjung luar negeri per tahun. Di bidang pendidikan, 1 dari 6 mahasiswa kami berasal dari luar negeri. Dan 25 persen dari pengajar kami juga dari luar negeri. 

Dengan keterbukaan ini, kami ingin memastikan kami terbuka kepada dunia, bersahabat dengan siapa saja dan kami memastikan keselamatan para pengunjung di negara ini semaksimal mungkin.

Seperti apa kerja sama penanggulangan terorisme antara Inggris dengan Indonesia?


Densus 88 Anti Teror. (Foto: Antara/Wahdi Septiawan)

Saat serangan teroris terjadi, hal pertama yang dilakukan pemerintah dan otoritas kami adalah mengkaji kembali sistem keamanan, kapabilitas polisi, badan intelijen dan lainnya. 

Kami harus belajar dari pengalaman, memperketat keamanan. Kami juga harus menghadapi ideologi ekstremis. Inggris memiliki catatan baik dalam hal mencegah terjadi Sejumlah serangan teror, walau saya ada tiga serangan yang lolos dari pengawasan kami. 

Terkait kerja sama dengan Indonesia, kita memiliki hubungan yang terjalin sejak lama, sejak peristiwa Bom Bali sekitar 15 tahun lalu. Sejak saat itu Indonesia dan Inggris sudah bekerja sama dalam menghadapi terorisme. Inggris membantu Indonesia dalam hal pencegahan aksi terorisme.

Kerja sama kedua negara berjalan sukses. Menurut saya kepolisian Indonesia sudah sangat kompeten dalam menghadapi terorisme. Kerja sama ini terus berlanjut hingga saat sekarang. 

Ada juga kolaborasi antar komunitas Muslim di Indonesia dengan Inggris, sehingga kita bisa saling belajar dalam memastikan para pemuda aman dari ancaman ideologi radikalisme. 

Jadi ada banyak yang bisa kita pelajari bersama di area kerja sama ini. 

 
 


(WIL)