Perkebunan Indonesia Perkuat Kemampuan Petani Muda Asia Tenggara

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 26 Oct 2017 16:27 WIB
asean
Perkebunan Indonesia Perkuat Kemampuan Petani Muda Asia Tenggara
Para petani muda dari Asia Tenggara melihat perkebunan yang dikelola para mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) (Foto: Marchiella Ariesta/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Bogor: Para petani muda dari Asia Tenggara dibawa melihat-lihat perkebunan yang dikelola para mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). Perkebunan tersebut berisi buah naga, salah satu buah endemik Indonesia.
 
Melihat pohonnya yang cukup unik, antusiasme para petani muncul. Mereka penasaran bagaimana perkembangan buah naga ini.
 
Tak hanya buah naga, perkebunan Sabisa rupanya juga memiliki tempat pembudidayaan lele, rumah hijau hidroponik, dan kandang domba.
 
Agam, Direktur Pengelola Perkebunan Sabisa menuturkan awalnya perkebunan ini dibangun untuk fokus membudidayakan buah naga saja. Namun di tahun keduanya, Sabisa Farm beroleh bantuan dari Bank Indonesia, berupa green house untuk tanaman hidroponik.
 
"Komoditas yang ada di sini bermacam-macam, ada buah naga di tahun pertama, kemudian di tahun kedua semakin berkembang dengan adanya green house bantuan dari Bank Indonesia," ujar Agam saat ditemui di Perkebunan Sabisa, Bogor, Jawa Barat, Kamis 26 Oktober 2017.



 
Agam menambahkan, di tahun ketiga mulai dibuka peternakan unggas, domba dan kolam lele. Tahun ini, Sabisa mulai mengembangkan lagi budidaya tanaman, berupa alpukat jumbo dan srikaya jumbo.
 
Sabisa Farm merupakan inisiatif dari para alumni IPB untuk mengembangkan para sarjana pertanian terjun langsung ke lapangan. Tak hanya itu, mereka juga mendidik para sarjana untuk berinovasi dengan komoditas yang telah mereka tanam.
 
Karenanya, di Sabisa Farm juga dijual produk olahan dari hasil kebun.
 
"Ada minuman nata de coco yang dicampur buah naga, terus ada cheese stick buah naga, masker wajah buah naga, dan lain-lain," imbuh Agam.
 
Asean Foundation mengajak para petani berkunjung ke Sabisa Farm agar mereka melihat kreativitas anak-anak muda Indonesia. Pasalnya, mereka masih kuliah dan sudah mampu menciptakan kreasi sendiri.
 
Hal ini yang akan ditanamkan pada para petani di Asia Tenggara agar mereka bisa berinovasi dengan komoditas yang mereka tanam.
 
Sabisa Farm sendiri merupakan kepanjangan dari Sarana Belajar Petani Sarjana. Tempat ini bertujuan mengedukasi para mahasiswa pertanian IPB untuk terjun langsung ke lapangan dan belajar mengolah tanah.

(FJR)