Kembang Api Dilarang, Imlek di Beijing Sunyi

Fajar Nugraha    •    Jumat, 16 Feb 2018 18:49 WIB
perayaan imlek
Kembang Api Dilarang, Imlek di Beijing Sunyi
Suasana perayaan Tahun Baru Imlek 2569 di Beijing, Tiongkok (Foto: AFP).

Beijing: Ada yang berbeda dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Beijing, Tiongkok tahun ini. Suasana sunyi tampak di sekitar Ibu Kota Tiongkok itu.
 
Suasana sepi amat terasa di penjuru Beijing. Hal ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang dipenuhi letusan kembang api yang memenuhi langit Beijing.
 
Hal tersebut disebabkan aturan ketat yang mengorbankan tradisi demi kampanye anti-polusi. Sejak semalam, polisi melakukan patroli ke tempat tinggal warga. Mereka mencegah agar tidak ada suara kembang api.
 
"Saya tidak menyangka tidak akan sesunyi ini. Biasanya sudah dipadati oleh warga," ujar seorang warga Beijing bernama Wang, seperti dikutip AFP, Jumat 16 Februari 2018.
 
Sementara seorang pekerja yang berasal dari Provinsi Hebei bernama Zhu mengatakan, "Tanpa ada kembang api, keajaiban Tahun Baru sudah hilang".
 
Perayaan yang sederhana ini seperti kontras dengan perayaan tahun, di mana jalanan dipenuhi dengan warga Beijing yang menyalakan kembang api. Pesta semacam ini bahkan umumnya berlangsung hingga keesokan paginya.
 
Tetapi tradisi,-yang diyakini merupakan cara untuk mengusir iblis, menjadi target dari pihak berwenang untuk merendahkan tingkat polusi di Negeri Tirai Bambu itu.
 
Sekitar 440 kota di Tiongkok sudah melarang kembang api, sejak 2017. Sementara Beijing baru memperkenalkan aturan itu pada Desember lalu.
 
Sontak kondisi ini membuiahkan kekecewaan bagi warga setempat. "Seperti warga Beijing lain, saya ingin menyalakan kembang api seperti saat masih kecil. Tetapi waktu sudah berubah dan kualitas udara menjadi perhatian penting," tutur seorang warga bernama Zhang.
 
Hingga Jumat, langit di Beijing masih membiru cerah. Tidak ada suara kembang api ataupun suara letusan yang menggelegar.



(FJR)