Menlu RI: ASEAN-India Harus Kuatkan Pengamanan Pasifik-Hindia

Sonya Michaella    •    Sabtu, 06 Jan 2018 10:13 WIB
aseanasean-india
Menlu RI: ASEAN-India Harus Kuatkan Pengamanan Pasifik-Hindia
Menlu Retno Marsudi bersama Menlu India Sushma Swaraj di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu 6 Januari 2017. (Foto: Sonya Michaella)

Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menghadiri pembukaan acara Think Tank ASEAN-India ke-5, Sabtu 6 Januari 2018, bersama Menlu India Sushma Swaraj.

"India adalah mitra penting Indonesia. Dan Indonesia, sebagai anggota dari ASEAN, sangat berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan India di berbagai bidang," kata Menlu Retno, dalam pidato pembukaannya, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu 6 Januari 2017.

Menlu Retno pun mengemukakan pandangan terhadap pentingnya hubungan antara ASEAN dan India, salah satunya dalam bidang kerja sama maritim di kawasan.

"10 negara anggota ASEAN dan India harus benar-benar bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan kestabilan kawasan Pasifik dan India," ujar Menlu Retno.

Baca: ASEAN-India Miliki Kaitan Emosional dan Fisik yang Bisa Dikembangkan

"Arsitektur dan komponen lautan Asia Tenggara-lah yang kita harus jaga. Maka dari itu, kerja sama di bidang maritim sangat penting dilakukan ASEAN dan India," lanjut dia.

Selain itu, Menlu Retno juga mengajak semua negara anggota ASEAN bekerja sama dengan India untuk menghadapi tantangan-tantangan yang akan dihadapi di masa depan.

"Kita harus serius untuk menghadapi tantangan-tantangan di kawasan, seperti IUU Fishing, penyelundupan manusia dan narkoba dan yang terpenting adalah terorisme," ungkap menlu wanita pertama Indonesia ini.

Menlu Retno berharap, think tank ASEAN-India ini dapat menghasilkan pemikiran dan ide-ide baru dalam mengembangkan hubungan antara ASEAN dan India.


(WIL)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

4 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA