Disetujui Parlemen, Xi Jadi Presiden Seumur Hidup Tiongkok

Willy Haryono    •    Minggu, 11 Mar 2018 16:13 WIB
politik tiongkok
Disetujui Parlemen, Xi Jadi Presiden Seumur Hidup Tiongkok
Presiden Xi Jinping setelah berakhirnya voting amandemen konstitusi negara di Great Hall of the People di Beijing, Tiongkok, 11 Maret 2018. (Foto: AFP/FRED DUFOUR)

Beijing: Parlemen Tiongkok meloloskan serangkaian amandemen konstitusi negara, termasuk yang menghapus batas waktu kepemimpinan seorang presiden. Hal ini memungkinkan Xi Jinping menjadi presiden untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. 

Berdasarkan hasil voting ini, disaksikan sejumlah awak media di Great Hall of the People di Beijing, Minggu 11 Maret 2018, serangkaian amandemen diloloskan dengan dukungan dari sebagian besar 3.000 anggota parlemen. Seperti dikutip AFP, hanya ada dua suara menolak dan tiga abstain. 

Partai Komunis Tiongkok mengajukan proposal amandemen konstitusi negara bulan lalu. Ketika itu, sejumlah pihak menilai proposal sudah hampir pasti diloloskan karena parlemen dipenuhi loyalis partai. 

Terkait amandemen ini, sejumlah kritik di media sosial menyerang langkah pemerintah Tiongkok dan membandingkannya dengan Korea Utara atau gaya kepemimpinan Mao Zedong, pemimpin terkuat Negeri Tirai Bambu di masa lalu. 

Baca: Rakyat Tak Sepenuhnya Dukung Mandat Seumur Hidup Presiden Tiongkok

Namun pemerintah Tiongkok bereaksi dengan cepat dan menghilangkan sejumlah artikel bernada kritik sembari memunculkan pemberitaan yang memuji peran Partai Komunis Tiongkok. 

Amandemen konstitusi bertentangan dengan era kepemimpinan "kolektif" yang diserukan pemimpin terdahulu di Tiongkok, Deng Xiaoping. Ia mendorong stabilitas di Tiongkok setelah sebelumnya dipimpin secara absolut oleh Mao Zedong. 

Xi, 64, telah mengkonsolidasikan kekuasaannya sejak menjadi sekretaris jenderal Partai Komunis Tiongkok pada 2012.

Ia dan jajarannya menilai batas waktu kepemimpinan dua periode tidak cukup untuk mewujudkan visi Tiongkok sebagai negara besar dunia.


(WIL)