Bangladesh Tak Menganggap Rohingya sebagai Pengungsi

Sonya Michaella    •    Senin, 09 Apr 2018 13:38 WIB
rohingyabangladesh
Bangladesh Tak Menganggap Rohingya sebagai Pengungsi
Warga etnis Rohingya yang menyelamatkan diri dari Rakhine ke Bangladesh (Foto: AFP).

Jakarta: Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Azmal Kabir menyebut bahwa negaranya tak menganggap Rohingya sebagai pengungsi, melainkan orang-orang yang tak memiliki tempat tinggal.
 
"Kasus Rohingya berbeda dengan kasus pengungsi di Eropa. Kami menganggap Rohingya bukan pengungsi, tapi orang-orang yang tak punya rumah karena masalah internal," kata Dubes Azmal ketika ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin 9 April 2018.
 
"Namun kami terus berusaha sekuat tenaga untuk membantu mereka yang kini ada di Cox’s Bazar. Kami juga didukung oleh organisasi internasional dan tentu Indonesia, mitra kami," lanjut dia.
 
Ia menambahkan, walaupun Bangladesh berusaha untuk membantu, tetapi lebih dari 700 ribu Rohingya tersebut harus tetap kembali ke tempat tinggal semula mereka, yaitu Rakhine.
 
"Saya harap mereka bisa kembali dan hidup tenang di tempat semula. Kamu tentu akan membantu dan Myanmar juga mitra yang baik untuk ini," imbuh dia.
 
Dubes Azmal kembali menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra penting Bangladesh, terutama untuk kasus eksodus Rohingya dari Rakhine ke perbatasan Bangladesh ini.
 
"Indonesia memegang peranan penting dalam kasus ini. Tentu kami sangat senang memiliki mitra seperti Indonesia," tukas dia.
 
Akhir Januari kemarin, Presiden RI Joko Widodo berkesempatan untuk mengunjungi Bangladesh dan bertemu dengan Perdana Menteri Sheikh Hasina. Selain melakukan pertemuan bilateral, Jokowi juga menyambangi pengungsi Rohingya.
 
Di sepanjang perjalanan, saat itu, masyarakat Cox's Bazar turut menyambut kedatangan Jokowi. Kedatangan Jokowi ke Cox’s Bazar tersebut juga bersamaan dengan pemberian bantuan dari Indonesia berupa makanan dan obat-obatan.


(FJR)