Sebelum Dibunuh, Kim Jong-nam Hidup Tenang di Makau

Arpan Rahman    •    Jumat, 17 Feb 2017 15:08 WIB
korea utarapembunuhan kim jong-nam
Sebelum Dibunuh, Kim Jong-nam Hidup Tenang di Makau
Kim Jong-nam di hadapan awak media Jepang di bandara internasional Beijing, Tiongkok, 25 September 2004. (Foto: AFP/JIJI PRESS)

Metrotvnews.com, Makau: Sebelum tewas dibunuh di Malaysia, Kim Jong-nam yang hidup terasing dari adik tirinya, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, hidup tenang di pusat perjudian Asia, Makau. 

Menurut seorang sumber yang akrab dengan Kim Jong-nam, pria Korut itu menghindari kontroversi dan hidup santai. 

Salah satu sumber di industri kasino kawakan, yang telah mengenalnya selama lebih dari satu dekade, mengaku terakhir bertemu Kim Jong-nam di lobi Four Seasons Hotel di Makau satu bulan lalu.

"Saya sering melihat dia sendiri. Dia tidak pernah tampak memiliki pengawal," kata sumber yang menolak disebut namanya.

"Dia kelihatan tidak gugup sama sekali," sambungnya seperti dikutip Straits Times dari laporan Reuters, Jumat 17 Februari 2017.

Lima tahun lalu, Kim Jong-nam memohon Kim Jong-un agar menarik perintah pembunuhan terhadap dirinya. Hal ini didapat dari informasi kantor intelijen Korea Selatan (Korsel).

Beberapa analis mengatakan, Kim Jong-un meyakini kakaknya dapat dimanfaatkan pihak tertentu dalam skenario penggulingan rezim Korut. Sebuah upaya pembunuhan telah dilakukan atas Kim Jong-nam pada 2012. Sejak itu, ia tidak menetap lama di sembarang tempat, dan sering bepergian antara berbagai kota di Asia Tenggara dan Tiongkok.

Sumber-sumber pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Korsel berkata, mereka percaya agen Korut membunuh Kim Jong-nam di terminal bandara di Kuala Lumpur, Senin 13 Februari 2017.

Baca: Istana Dalami Penangkapan WNI yang Diduga Bunuh Kim Jong-Nam

Namun sebuah sumber yang memiliki hubungan dengan pejabat di Pyongyang dan Beijing mengatakan kepada Reuters bahwa Korut bukan di belakang pembunuhan tersebut.

"Kim Jong-nam tidak ada hubungannya dengan Korut," kata sumber itu. "Tidak ada alasan Korut untuk membunuhnya."

Teman-temannya di Makau, yang sering menghabiskan waktu bersamanya berkata, Kim Jong-nam adalah pria yang sering berpakaian santai, kadang-kadang bercelana jins dan sandal, dan menyandang tas bahu merek ternama. Dia punya tato naga di punggungnya, menurut seorang sumber yang pernah pergi ke gym bersama.

Menurut agen mata-mata Korsel, ia hidup di bawah perlindungan pemerintah Tiongkok di wilayah yang dikuasai Negeri Tirai Bambu, dengan salah satu istri dan dua anaknya.


Kim Jong-nam. (Foto: AFP)

Laman Facebook

Sebuah laman Facebook dengan nama Kim Chol, yang tampaknya merupakan milik Kim Jong-nam, memiliki teman dari berbagai negara, termasuk Prancis, Singapura, dan Swiss. Isi akun memuat banyak foto Kim Jong-nam di berbagai lokasi, termasuk Makau dan Shanghai.

Kim Chol menjadi nama pada paspor yang ia gunakan buat melakukan perjalanan ke Malaysia, menurut pihak berwenang di sana. "Aku rindu Eropa," postingnya di foto 2008 dirinya dan seorang pria berdiri di sebuah kapal pesiar. "Hidup di Las Vegas-nya Asia," tulisnya pada 2010.

Dia "menyukai" musisi Prancis Serge Gainsbourg dan dua bar di Singapura, termasuk satu yang disebut Girls Bar Kimidori. Dia juga "menyukai" Presiden Rusia Vladimir Putin dan peniru Kim Jong-un yang bernama Kim Jong "Um".

Menurut sumber kasino dan pengusaha Makau lain yang mengenalnya selama bertahun-tahun, Kim Jong-nam mencoba berbisnis di Makau, termasuk membuka sebuah restoran Jepang bernama Gold Japanese Cuisine yang ditutup tahun lalu.

Tempat itu, di sepanjang jalan raya depan pelabuhan, sudah ditutup. Kotak suratnya penuh tagihan bank dan listrik. Satu pemberitahuan di atas pintu berbunyi: daya listrik telah diputus 15 Maret lalu karena "gagal bayar".

Sukar memverifikasi kepemilikan Kim Jong-nam atas restoran tersebut, dengan pencarian awal di perusahaan yang terdaftar di bawah namanya dan satu alias yang dikenal muncul pada catatan di Kantor Pendaftaran Niaga Makau.

Salah satu rekan bisnis lamanya mengatakan, beberapa keluarga Kim Jong-nam di Makau, termasuk anaknya yang dewasa, sekarang dilindungi di bawah keamanan yang ditingkatkan. 

"Soal ini sangat sensitif sekarang," kata pengusaha Makau yang mengaku juga pernah memiliki hubungan dagang dengan ayah Kim. "Keluarganya berada di bawah perlindungan polisi, terutama anaknya. Saya takut dia mungkin jadi target. Apa pun bisa terjadi."


Kim Jong-il (tengah), Kim Jong-nam(kiri) dan Kim Jong-un. (Foto: AFP/STR)

Gaya Hidup Mewah

Di kompleks perumahan luas kelas menengah di pulau Taipa Makau yang disebut Ocean Garden, seorang polisi ditempatkan di luar salah satu blok di mana penduduk dan penjaga keamanan mengaku keluarga Kim Jong-nam sekarang tinggal. Selama beberapa jam, pada Rabu 15 Februari 2017 malam, empat kendaraan polisi dan belasan petugas, beberapa di antaranya bersenjata, bersiaga di sekitarnya.

Otoritas Makau menyebut dalam sebuah pernyataan menanggapi pertanyaan bahwa mereka memantau perkembangan secara ketat.

Dulu, Kim Jong-nam pernah dikenal sebagai penikmat gaya hidup mewah. Ia senang berlama-lama menginap di hotel, penyuka anggur Prancis, dan masakan mewah, menurut orang-orang yang bersosialisasi dengan dia di masa lalu. Ia tampaknya sudah mengurangi pengeluarannya baru-baru ini.

Baca: Racun Pembunuh Kim Jong-nam Diyakini Ricin atau Tetrodotoxin

Keluarganya di Makau telah pindah beberapa kali, termasuk di vila dua lantai di pinggir pantai. "Dia sering mengantre taksi. Gila juga bahwa seseorang seperti dia harus melakukan itu. Tapi dia tampak hemat dengan uangnya," kata eksekutif kasino.

Dia sesekali suka bertaruh di kasino, dan terlihat baru-baru ini di lantai judi di Wynn Makau dan Four Seasons, menurut sumber kasino kedua.

"Dia bukan seorang penjudi besar, tapi suka taruhan beberapa ribu (dolar Hong Kong) sesekali, sebagian besar main bakarat. Dia sering hanya beredar di sekitar meja menonton, lalu tiba-tiba meletakkan taruhan," pungkasnya.




(WIL)

Dua Orang Masih Ditahan Terkait Teror London

Dua Orang Masih Ditahan Terkait Teror London

9 hours Ago

Polisi telah melakukan total 15 pencarian terkait aksi teror di berbagai alamat di sekitar London.

BERITA LAINNYA