Polisi Thailand Ungkap Plot Membunuh Perdana Menteri

Willy Haryono    •    Minggu, 19 Mar 2017 23:22 WIB
politik thailand
Polisi Thailand Ungkap Plot Membunuh Perdana Menteri
PM Thailand Prayuth Chan-ocha. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Bangkok: Kepolisian Thailand mengklaim berhasil mengungkap sebuah plot untuk membunuh perdana menteri setelah menyita sebuah kotak senjata api milik seorang buronan anti-junta militer. 

Ini merupakan penemuan terbaru atas sejumlah senjata milik gerakan Baju Merah, sebuah grup politik yang loyal terhadap mantan PM Thaksin Shinawatra. 

Dalam sebuah operasi pada Sabtu 18 Maret 2017, polisi menemukan puluhan senapan dan granat serta ribuan amunisi di sebuah rumah milik tokoh Baju Merah Wuthipong Kochathamakun, yang bersembunyi sejak kudeta militer terbaru.

Sembilan pria juga ditangkap dalam operasi itu, yang diduga merupakan bagian dari plot untuk membuat kekacauan di Thailand. 

"Kami menemukan sebuah senapan dengan dilengkapi teropong pembidik. Kami yakin ini bukan untuk menembak burung, tapi untuk membunuh kepala negara ini," kata Kepala Kepolisian Nasional Thailand Jakhtip Chaijinda kepada awak media, seperti dikutip Reuters, Minggu 19 Maret 2017, merujuk pada PM Prayuth Chan-ocha. 

Prayuth, yang ketika itu adalah kepala militer, menggulingkan pemerintahan Yingluck Shinawatra pada kudeta 2014. Bawahan Prayuth menemukan puluhan pasokan senjata api milik loyalis klan Shinawatra. 

Junta Thailand mengatakan pasokan besar senjata api menunjukkan bahwa ada grup yang mencoba menciptakan instabilitas di Thailand. 

Jakhtip tidak membeberkan bukti lainnya dari plot pembunuhan. Namun ia mengatakan Wuthipong dan jaringannya selalu menentang junta, dan pernah memprediksi kematian PM di media sosial. 


(WIL)

OKI Didesak Turun Tangan Mengatasi Tragedi Al Aqsa

OKI Didesak Turun Tangan Mengatasi Tragedi Al Aqsa

5 hours Ago

OKI diharapkan aktif menghimpun kekuatan negara-negara lain di dunia untuk menghentikan tindakan…

BERITA LAINNYA