Sekolah di Eropa, Dua WNI Terima Bantuan Dana dari British Council

Sonya Michaella    •    Kamis, 06 Jul 2017 14:59 WIB
indonesia-inggris
Sekolah di Eropa, Dua WNI Terima Bantuan Dana dari British Council
Dua WNI penerima bantuan dana dari British Council. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua Warga Negara Indonesia (WNI) menerima bantuan dana dari organisasi internasional asal Inggris, British Council, untuk melanjutkan studinya di Eropa.

 

Kedua mahasiswa Indonesia penerima bantuan ini bernam Harmawan Susetiyana yang akan melanjutkan studi di University of Antwerp, Belgia dan Justin Nurdiansyah yang melanjutkan studi di Leiden University, Belanda.

 

British Council, yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan ini, akan memberikan bantuan dana masing-masing sebesar Rp40 juta. Mereka berdua termasuk dalam penerima IELTS Prize 2017.

 

"Ini sebagai pintu awal untuk menempuh studi level internasional. Kami sangat bangga bahwa IELTS Prize bisa membantu jutaan mahasiswa sekolah di luar negeri," kata Direktur British Council Asia Timur, Mark Walker, di kantor British Council, Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.


Mark Walker (kiri) dan Paul Smith. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

 

Kebutuhan akan IELTS memang meningkat, tak hanya di Indonesia, namun di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan IELTS sudah menjadi tolak ukur tes Bahasa Inggris untuk mahasiswa dunia melanjutkan studi di luar negeri, terutama ke Eropa.

 

Selain di bidang pendidikan, IELTS juga diakui sebagai tes Bahasa Inggris unggulan untuk memasuki perusahaan swasta dan otoritas imigrasi di seluruh dunia.

 

Sementara itu, Direktur British Council Indonesia, Paul Smith menegaskan komitmen British Council dalam menyediakan akses yang setara dalam pendidikan, khususnya bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

 

"Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat tren peningkatan minat pelajar Indonesia untuk belajar ke luar negeri, khususnya ke Inggris dan negara Eropa lainnya," ungkap Smith.

 

Menurut Smith, tren ini akan berdampak positif terhadap ambisi ekonomi Indonesia di masa depan karena generasi muda Indonesia akan mendapatkan pengetahuan profesional serta kemampuan dan pengalaman internasional.


(WIL)