Jurnalis Media Australia Tertembak saat Meliput Pertempuran Marawi

Fajar Nugraha    •    Kamis, 15 Jun 2017 14:27 WIB
terorisme di filipina
Jurnalis Media Australia Tertembak saat Meliput Pertempuran Marawi
Adam Harvey yang dirawat akibat luka tembak (Foto: Facebook/Sydney Morning Herald).

Metrotvnews.com, Marawi: Jurnalis media Australia tertembak di bagian leher saat meliput pertempuran di Marawi, Filipina. Beruntung nyawanya masih terselamatkan.
 
Koresponden ABC Asia Tenggara, Adam Harvey mengatakan dirinya dalam kondisi baik, setelah terkena tembakan.
 
 
Harvey yang berada di Marawi untuk meliput pertempuran militer Filipina dengan kelompok Islamic State, mendapatkan perawatan medis setelah peluru mengenai leher.
 
"Terima kasih semuanya, saya dalam kondisi baik. Peluru masih berada di dalam leher, tetapi saya ketinggalan banyak hal penting," ujar Harvey, dalam akun Twitter-nya, seperti dikutip ABC Australia, Kamis 15 Juni 2017.
 
Koresponden ABC yang berdomisili di Jakarta ini mengatakan staf medis membuatnya mengenakan penyangga leher sebagai perawatan.
 
"Tampaknya sama seperti saya terkena bole kriket," imbuhnya.
 
Saat kejadian berlangsung, Harvey tengah bersama dengan kru media lainnya. 


Peluru masih bersarang di leher Harvey (Foto: Twitter @adharves).
 
 
Direktur ABC News Gaven Morris mengatakan: "Koresponden yang bertugas Indonesia, Adam Harvey terluka saat penugasan di Marawi, Filipina dan saat ini dalam perawatan".
 
"Luka yang ia derita tidak mengancam nyawa," tegas Morris.
 
Marawi dikuasai oleh militan Filipina yang berafiliasi dengan ISIS. Militan itu menguasai Marawai pada 23 Mei dengan dibantu militan Asia dan Timur Tengah.
 
Kondisi di Marawi memicu kekhawatiran bahwa kelompok ISIS mulai menancapkan kekuatannya di kawasan.
 
Pasaukan Khusus AS saat ini turut memberikan bantuan kepada pasukan setempat untuk mengakhiri penyergapan, tetapi hanya untuk memberikan bantuan teknis. 
 
Militer Filipina mengatakan sudah menangkap satu orang anggota senior dari militan Maute yang terafiliasi dengan ISIS. Sosok yang ditangkap diketahui bernama Mohammad Noaim Maute alias Abu Jadid di Kota Cagayan de Oro.
 
 
Dua kakak dari Mohammad yakni Omarkhayam dan Abdullah, memimpin kelompok Maute untuk bertempur dengan pasukan Filipina di Marawi yang saat ini sudah memasuki pekan keempat.

(FJR)

Waspadai Infiltrasi Ideologi

Waspadai Infiltrasi Ideologi

3 hours Ago

Infiltrasi ideologi merupakan ancaman di balik cepatnya perkembangan teknologi. Namun pendekatan…

BERITA LAINNYA