Wawancara Khusus Dubes Yordania untuk Indonesia

Merajut Hubungan Berpotensi Besar Antara Indonesia dan Yordania

Sonya Michaella    •    Selasa, 06 Jun 2017 15:22 WIB
indonesia-yordania
Merajut Hubungan Berpotensi Besar Antara Indonesia dan Yordania
Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Walid Abdel Rahman Jaffal Al Hadid memberikan pemahaman mengenai negaranya (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Yordania, sebuah negara yang berbatasan dengan Arab Saudi, Irak, Suriah dan Israel ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Indonesia.

Meski banyak tantangan, namun kedua negara dengan penduduk mayoritas Muslim ini berharap terus memproyeksikan nilai-nilai toleransi Islam, keadilan dan kesetaraan. Kedua negara sering berbagi tentang isu-isu di Timur Tengah, seperti konflik Suriah dan konflik Israel-Palestina.

Yordania memiliki Kedutaan Besar di Jakarta, begitupun sebaliknya di mana Indonesia juga memiliki Kedutaan Besar di Amman yang merangkap Palestina.

Metrotvnews.com pada 23 Mei 2017 mendapat kesempatan untuk mewawancarai Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Walid Abdel Rahman Jaffal Al Hadid tentang hubungan Yordania dan Indonesia dan isu-isu internasional yang sedang berkembang saat ini. Berikut wawancara tersebut:

Bagaimana perkembangan hubungan kerja sama antara Yordania dan Indonesia?

Yordania dan Indonesia memiliki hubungan yang bersejarah dan juga kuat, sejak hubungan diplomatik dua negara terjalin sekitar tahun 1950 silam. Hubungan dua negara terus meningkat dan menguat. Yordania dan Indonesia juga saling berbagi pengalaman dan visi juga misi untuk melakukan yang terbaik untuk dua negara, terutama untuk menyebarkan perdamaian dan stabilitas di kawasan juga dunia. 

Kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia pada 2005 silam. Indonesia yang saat itu dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemudian melakukan kunjungan balasan pada 2006. Kunjungan tersebut juga memiliki arti penting karena di situlah kami meningkatkan kerja sama dengan Indonesia.

Dalam hubungan ekonomi, Indonesia adalah importir kedua untuk Yordania. Kami mengimpor kayu, minyak kelapa sawit, ikan, produk seafood, kopi, bumbu, dan herbal. Indonesia sangat potensial. Indonesia sangat memberikan kami peluang untuk meningkatkan kerja sama dua negara. 

Di bidang pariwisata, Yordania memiliki pariwisata untuk umat Muslim sekaligus Kristiani. Di bidang pendidikan, kami membuka pertukaran pelajar antara pelajar Yordania dan Indonesia di mana pelajar Indonesia bisa belajar Islam Moderat dan nanti mereka akan menyebarkannya dan juga menyampaikan pesan-pesan Islam. Saya sangat senang hubungan kedua negara selalu meningkat.

Adakah sektor yang ingin lebih diperkenalkan Yordania kepada Indonesia?

Saya bisa katakan, bahwa kami (Yordania) punya daya tarik di pariwisata. Tahun lalu, terhitung sekitar lima ribu turis mengunjungi Yordania dan Palestina. Kami dengan percaya diri menawarkan wisata 3 in 1  di mana Anda bisa mengunjungi Yordania dan dengan mudah bisa mengunjungi Yerusalem dan Mekkah juga Madinah. Paket yang lengkap untuk turis asal Indonesia dan people to people contact sangat dibutuhkan di sini. 

Saya juga dengan bangga mengumumkan bahwa baru saja meluncurkan Indonesia-Jordania Business Council di Jakarta. Business council ini sebagai wadah untuk meningkatkan kerja sama bilateral antara dua negara. 

Indonesia memiliki peluang peningkatan ekspor ke Yordania. Kami sangat terbuka untuk menerima investor dari Indonesia yang ingin berinvestasi lebih ke Yordania. Sekedar informasi, kami juga mempunya perjanjian perdagangan bebas dengan Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Turki dan Uni Eropa. 

Dari sisi Yordania sendiri, sektor apakah yang menarik dari Indonesia?

Menurut saya, Indonesia berpotensi sangat besar di bidang energi serta kayu, kopi dan juga minyak kelapa sawit untuk para investor masuk ke Indonesia dan menjelajah negara ini. Kami juga memiliki beberapa kerja sama swasta dengan Indonesia yang bisa menjadi inspirasi untuk negara-negara lain datang ke Indonesia.

Di sektor pariwisata, bisakah Anda menjelaskan tentang Jordan Pass dan apa saja tempat wisata yang menarik bagi turis Indonesia?

Jordan Pass adalah paket wisata yang khusus dibuat untuk pengunjung. Bagi turis yang memegang Jordan Pass, mereka bisa memaksimalkan perjalanan mereka untuk mengunjungi tempat wisata dengan menghemat waktu dan biaya, misalnya, bisa masuk ke lebih dari 40 wisata di Yordania. Mereka juga bisa mengunduh brosul digital gratis yang menerangkan semua tempat wisata di Yordania. 

 
Jordan Pass sangat menguntungkan bagi mereka yang ingin tinggal lebih lama di Yordania dengan biaya yang tidak mahal. 

Untuk tempat wisata, saya dengan bangga akan menjelaskan bahwa Yordania memiliki tempat wisata untuk umat Muslim dan Kristiani. Petra, memang yang paling terkenal di Yordania. 

Namun, selain itu, kami memiliki Laut Mati di mana Anda bisa menghirup oksigen lebih banyak di situ, sangat bagus untuk kesehatan. Yordania memang negara yang kecil, tetapi sangat banyak tempat untuk dikunjungi. Orang-orang Yordania juga sangat ramah dan bersahabat dengan turis asing. 

Untuk isu demokrasi, apa yang bisa dibangun lagi dengan Indonesia?

Demokrasi itu tidak ada ukurannya, sangat besar dan sangat luas. Demokrasi tumbuh secara alami di sebuah negara. Yordania yang memang sebuah Kerajaan, juga memiliki sistem demokrasi. 
 
Indonesia, saya rasa, juga sangat memiliki potensial yang besar terkait demokrasi dan untuk mencapai demokrasi itu sendiri. 
 
Demokrasi adalah sebuah proses. Demokrasi adalah nilai yang nyata untuk menghormati sesama, menyelesaikan konflik dan perbedaan dan jelas untuk menciptakan perdamaian serta menunjukkan sikap yang baik. Yordania tentu sudah mencapai itu dan akan terus berdemokrasi. Kami juga melihat adanya komitmen Indonesia dalam berdemokrasi. 

Yordania berbatasan langsung dengan Irak dan Suriah di mana dua negara tersebut sedang mengalami konflik. Bagaimana keamanan Yordania sendiri?

Alhamdulillah, Yordania masih aman dan stabil hingga sekarang, walaupun kami hidup di tengah negara konflik. Terima kasih juga atas kontrol dari pemerintahan Raja Abdullah II yang sangat memerhatikan rakyat Yordania. Rakyat sendiri juga bekerja sama dengan pemerintah untuk menjaga Yordania supaya tetap aman dan stabil. 

Sebagai Duta Besar, bagaimana menurut Anda mengenai konflik Irak dan Suriah, terutama keberadaan ISIS di sana?

ISIS adalah teroris dan kriminal. Mereka sama sekali tidak merepresentasikan agama Islam. Apa yang mereka lakukan itu jahat. Yordania sangat mengecam ISIS dan terus bekerja sama dengan negara-negara Islam dan non-Islam lainnya untuk terus memerangi ISIS. Umat Islam sendiri juga korban dari mereka (ISIS). 

Saya mengajak untuk negara-negara Islam yang lain juga negara non-Islam untuk sama-sama memerangi ISIS. Negara-negara Islam juga harus mempresentasikan Islam yang toleran. Ini kewajiban semua umat Muslim di seluruh dunia. 

Secara geografis, Yordania juga berbatasan dengan Israel di mana Israel memiliki konflik dengan Palestina. Sejauh ini, bagaimana dukungan Yordania terhadap Palestina? 

Yordania terus dan selalu menyerukan perdamaian antara dua negara yang mempunyai konflik. Untuk Israel dan Palestina, kami terus menyerukan perdamaian dengan two state solution. Itu adalah satu jalan keluar bagi mereka. 

Dan apakah konflik mereka juga berpengaruh ke Yordania?

Terkait konflik mereka yang berpengaruh ke Yordania, saya rasa tidak, karena perbatasan antara Yordania dan Israel cukup panjang. Namun, kami terus memerhatikan konflik ini dan terus menyerukan perdamaian. 

Sebagai Duta Besar Yordania untuk Indonesia, apa yang Anda rasakan selama empat tahun hidup di Indonesia?

Saya sangat suka Indonesia, warganya, suasananya. Saya suka senyum mereka. Negara ini adalah negara yang hebat dan sangat potensial. 

Selama di Indonesia, saya hampir sudah mengunjungi semua kotanya bahkan sampai ke Lombok dan Sulawesi. Saya sangat menikmati berlibur di penjuru Indonesia.

Menyambut bulan Ramadhan, saya mengucapkan selamat bulan Ramadhan dan selamat berpuasa bagi Muslim Indonesia. Semoga Ramadan kali ini mubarak. 



(FJR)


Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

2 weeks Ago

Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Bernie Sanders memulai kampanye di tempat…

BERITA LAINNYA