Butuh Dua Tahun untuk Korut Sempurnakan Program Misilnya

Sonya Michaella    •    Senin, 14 Aug 2017 09:37 WIB
nuklir korea utara
Butuh Dua Tahun untuk Korut Sempurnakan Program Misilnya
Pemuda dan mahasiswa Korut yang ingin bergaabung dengan Tentara Korea Utara. (Foto: KCNA/AFP)

Metrotvnews.com, Seoul: Korea Selatan (Korsel) mengklaim bahwa Korea Utara (Korut) membutuhkan satu hingga dua tahun untuk mempunyai program misil balistik yang sempurna.

"Baik Korsel maupun Amerika Serikat, tidak percaya bahwa Korut belum sepenuhnya mendapatkan teknologi untuk program misilnya. Namun, mereka memang sedang ada di tahap itu," ucap Wakil Menteri Pertahanan Korsel Suh Choo-suk.

"Mereka sedang berada di langkah itu. Tetapi butuh waktu sekitar satu sampai dua tahun lagi," ungkap dia.

Kepala Staf Gabungan AS Joseph Dunford pun segera mengunjungi Seoul untuk membahas ketegangan yang sedang terjadi. Ia bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-in dan Menhan Korsel Song Young-moo. Pertemuan dijadwalkan akan digelar akhir bulan ini.

Sementara itu, juru bicara Kemhan Korsel Lee Jin-woo mengatakan, latihan gabungan Korsel-AS akan berjalan sesuai rencana.

"Latihan mereka berpusat pada pertahanan dan mencegah provokasi Korut," tutur dia, seperti dikutip AFP, Senin 12 Agustus 2017.

Setelah meluncurkan yang diklaimnya sebagai misil balistik antarbenua, kini Korut mengancam akan meledakkan pangkalan militer AS yang berada di Guam.

Melanjutkan perang kata-kata dengan pemimpin Korut Kim Jong-un, Presiden AS Donald Trump meningkatkan retorikanya bahwa dia akan memicu "sebuah kejadian yang belum pernah dilihat siapapun sebelumnya."

Pernyataan disampaikan setelah Korut berencana meluncurkan empat misil balistik ke arah Guam, negara tempat berdirinya instalasi militer AS.

Trump menyebut diktator Korut telah "merendahkan negara kita. Dia telah mengatakan hal-hal buruk. Dan bagi saya, dia tidak akan saya biarkan begitu saja."





(WIL)