Bocorkan Rahasia, Mantan Presiden Taiwan Didakwa

Arpan Rahman    •    Selasa, 14 Mar 2017 18:56 WIB
politik taiwan
Bocorkan Rahasia, Mantan Presiden Taiwan Didakwa
Mantan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou didakwa lantaran membocorkan informasi rahasia (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Taipei: Jaksa Taiwan mendakwa mantan Presiden Ma Ying-jeou lantaran membocorkan informasi rahasia yang diperoleh dari penyadapan lawan politik.
 
Ma menegaskan dia tidak melanggar hukum karena hanya memenuhi tugasnya sebagai kepala negara. Jika terbukti bersalah, dia bisa dipenjara maksimal tiga tahun untuk setiap tuduhan.
 
Dilansir BBC, Selasa 14 Maret 2017, tuntutan pidana ini menambahi kasus hukum terpisah berkaitan dengan materi yang sama pada 2013.
 
Masa presiden delapan tahun Ma berakhir pada 2016, ketika partai Kuomintang kalah dari Partai Progresif Demokratik (DPP) dalam pemilihan umum, tahun lalu.
 
Jaksa mengatakan bahwa Ma memerintahkan diam-diam merekam isi panggilan telepon antara anggota parlemen DPP Ker Chien-ming dan ketua parlemen, lalu memberikannya kepada para pejabat lainnya.
 
Penuntut mengatakan bahwa dengan memberikan perintah ini, Ma melanggar hukum tentang perlindungan informasi pribadi, membocorkan rahasia, dan melanggar keamanan dan pengawasan komunikasi.
 
Ma berpendapat bahwa ia hanya melaksanakan tanggung jawabnya sebagai presiden, sebab pembicaraan telepon itu berkaitan dengan dugaan penyelewengan kekuasaan oleh Ker dan Ketua DPR.
 
Ma sudah muncul di pengadilan berkali-kali dalam beberapa bulan terakhir guna menghadapi gugatan terpisah yang diadukan oleh Ker atas masalah yang sama. Vonis atas kasus ini akan diumumkan akhir bulan ini.
 
Para pendukung masih tetap membela Ma. Mereka menilai Ma adalah korban dari politik rekayasa.



(FJR)