Dubes Denmark: ASEAN Peredam Ketegangan di Laut China Selatan

Sonya Michaella    •    Selasa, 29 Nov 2016 19:50 WIB
denmark
Dubes Denmark: ASEAN Peredam Ketegangan di Laut China Selatan
Dubes Denmark untuk Indonesia Casper Klynge (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: ASEAN dianggap menjadi sebuah organisasi yang cukup sukses di dunia internasional. Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge.
 
"Sejak berdirinya ASEAN, organisasi kawasan ini mampu membuat sebuah pembangunan yang sukses dan melewati masa-masa yang sulit dengan kesepuluh negara anggotanya," ucap Dubes Klynge saat membawakan kuliah umum di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Selasa (29/11/2016).
 
Klynge pun mengungkapkan banyak bidang di mana ASEAN telah membuat kesuksesan di sana, salah satunya adalah diplomasi.
 
"Kasus Laut China Selatan, misalnya, ASEAN mampu meredam ketegangan saat putusan Pengadilan Arbitrase Internasional dikeluarkan, Juli lalu," tuturnya.
 
Tiongkok yang mengklaim hampir 90 persen Laut China Selatan dinyatakan tak berhak atas perairan strategis tersebut. Tiongkok berhadapan dengan Filipina yang telah membawa kasus ini sejak 2013 silam.
 
Dubes Klynge menuturkan, dalam kasus ini, ASEAN mengedepankan stabilitas dan perdamaian di antara dua negara yang berselisih, apalagi Filipina merupakan anggota ASEAN dan akan menjadi ketua ASEAN tahun depan.
 
"ASEAN banyak bekerja sama dengan negara-negara di dunia, seperti Amerika Serikat dan juga blok Uni Eropa. Ini membuktikan eksistensi ASEAN," ungkapnya.
 
Menurutnya, ASEAN dan Uni Eropa adalah bagian penting dalam diplomasi dan perkembangan dunia internasional. Di samping itu, ASEAN dan Uni Eropa pun membangun kerja sama di beberapa bidang.
 
Kedekatan Denmark dan Indonesia 
 
Terorisme yang kian marak terjadi di benua Eropa, tak elak juga membuat Denmark khawatir. Sejumlah negara tetangganya seperti Prancis dan Belgia telah beberapa kali mendapat serangan dari teroris.
 
"Kami memang negara kecil, namun kami tak henti-hentinya berupaya yang sangat besar untuk memerangi terorisme di negara kami dan Eropa," pungkas Klynge.
 
Dubes Klynge juga menuturkan bahwa Denmark belajar banyak dari Indonesia dalam mengatasi ancaman terorisme. Tak hanya itu, berbagai kerja sama juga telah dijalankan dua negara ini.
 
Baru-baru ini, dibentuklah kerja sama antara Pemerintah Denmark dan Indonesia, melalui Kemenkomaritim, di mana Denmark mengubah sampah yang ada di Indonesia menjadi energi. (Baca: Denmark-Indonesia Kerja sama Hasilkan Energi dari Sampah).
 
Kerja sama ini sudah diuji coba di Jakarta dan akan merambah ke kota-kota lainnya di Indonesia, seperti Semarang dan Surakarta.

(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA