Korut Balas Kecam AS atas Penegakan Sanksi

Arpan Rahman    •    Minggu, 05 Aug 2018 16:57 WIB
korea utaraAmerika Serikat-Korea Utara
Korut Balas Kecam AS atas Penegakan Sanksi
Menlu AS Mike Pompeo (kiri) bersama Menlu Korut Ri Yong-ho di Singapura, 4 Agustus 2018. (Foto: AFP PHOTO / Mohd RASFAN)

Singapura: Amerika Serikat dan Korea Utara saling bertukar kata-kata hangat beberapa pekan lalu, dan kemudian berubah menjadi kasar baru-baru ini. Perselisihan ini membuat upaya melucuti senjata nuklir di Semenanjung Korea berada pada titik ketidakpastian.

Dalam konferensi keamanan di Singapura, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuduh Korut dan sejumlah negara, termasuk Rusia, melanggar sanksi PBB yang bertujuan menekan Pyongyang agar mau melucuti senjata nuklirnya.

Baca: AS Ingatkan Rusia untuk Patuhi Sanksi PBB terhadap Korut

Menlu Korea Utara, Ri Yong Ho, menyalami Pompeo dengan senyum dan berpose untuk foto di Singapura. 

Tetapi kemudian ia melancarkan serangan pedas pada pemerintahan AS yang dinilai melakukan negosiasi buruk karena terus menekankan soal penegakan sanksi ekonomi PBB.

Ri menegaskan Korut tidak dapat dipaksa untuk bertindak secara sepihak. Ia meminta AS "membangun kepercayaan" terlebih dahulu apabila menginginkan negosiasi dengan Korut berjalan lancar.

"Untuk membangun kepercayaan penuh antara DPRK dan AS, penting bagi kedua belah pihak mengambil tindakan simultan dan bertahap," sebut Ri, merujuk pada nama resmi dari Korut.

AS sebelumnya menolak seruan tentang pendekatan bertahap. Seraya bersikeras sanksi harus terus ditegakkan hingga Korut berkomitmen melucuti senjata nuklir.


(WIL)