Bantuan RI untuk Pengungsi Rakhine Dikirim Rabu Besok

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 12 Sep 2017 17:56 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Bantuan RI untuk Pengungsi Rakhine Dikirim Rabu Besok
Jubir Kemenlu Arrmanatha Nasir di Kemenlu RI, Jakarta, Selasa 12 September 2017. (Foto: Metrotvnews.com/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menuturkan, bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk Rohingya di kamp pengungsian Bangladesh rencananya akan dikirim besok, Rabu 13 September 2017.

"Pembicaraan dengan pemerintah Bangladesh melalui dubes kita di Dhaka sudah dapat daftar barang-barang yang dibutuhkan saat ini, dan Insyaallah besok bantuan dikirimkan ke Bangladesh," ujar Menlu Retno saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Bantuan yang akan dikirim ke Bangladesh berupa beras, tenda, selimut, baju, makanan, peralatan mandi -- termasuk di antaranya shampo, sabun, pasta gigi -- dan juga minyak goreng. Bantuan diberikan ke Bangladesh mengingat banyaknya masyarakat Rakhine, terutama etnis Rohingya, yang mencari perlindungan ke negara tersebut.

Pasokan tersebut akan dikirim dalam beberapa gelombang. Untuk kloter pertama, akan diangkut dengan empat pesawat Hercules.

"Dilihat dari segi angka, Bangladesh memiliki jumlah pengungsi lebih banyak, makanya itu bantuan dikirim. Bantuan tidak hanya satu kloter. Kloter besok rencananya empat Hercules," seru Retno.

Baca: Dubes Myanmar Temui Menlu Retno Bahas Bantuan Kemanusiaan

Untuk pendistribusiannya, Indonesia telah bekerja sama dengan pemerintah pusat, daerah dan sejumlah lembaga seperti UNHCR dan IOM.

Juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir menyebutkan bantuan yang akan dikirimkan besok semuanya dari pemerintah. Ini dikarenakan Kemenlu belum bisa menghimpun bantuan dari Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) atau organisasi masyarakat lainnya.

"Perlu waktu bagi pemerintah untuk menghimpun semua bantuan dari mereka, sehingga yang bisa segera memberikan bantuan adalah pemerintah Indonesia," imbuhnya.

Nantinya bantuan akan mendarat di bandar udara kota Chittagong, yang jaraknya sejauh 150 kilometer dari kota Cox's Bazar. 

Lebih dari 300 ribu pengungsi Rohingya kini berada di beberapa kemah pengungsian Perserikatan Bangsa-Bangsa di kota Cox's Bazar.

 


(WIL)