Menteri Hukum Pakistan Mundur, Unjuk Rasa Mulai Mereda

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 27 Nov 2017 18:40 WIB
konflik pakistanpakistan
Menteri Hukum Pakistan Mundur, Unjuk Rasa Mulai Mereda
Polisi bersiaga di jalan raya yang diblokade pendemo di Islamabad, Pakistan, 27 November 2017. (Foto: AFP/FAROOQ NAEEM)

Islamabad: Ribuan pengunjuk rasa yang bentrok dengan polisi sejak beberapa pekan terakhir di Pakistan mulai menghentikan aksi usai Menteri Hukum Zahid Hamid mengundurkan diri.

Hamid mengundurkan diri di tengah kericuhan demonstrasi penistaan agama yang yang terjadi sejak awal November. Demonstrasi dilakukan kelompok Tehreek-i-Labaik Ya Rasool Allah Pakistan (TLYRAP)

TLYRAP menuding Hamid telah menistakan agama dengan mengubah aturan pemilihan umum. Lewat perubahan aturan, ada peluang bagi tokoh Ahmadiyah untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat pemilu. Hamid menyebut ada kesalahan editorial dalam proses amandemen UU pemilu.

Laporan media dari Islamabad menuturkan ribuan pendemo mulai mengosongkan jalan raya. Sejak awal November, para pendemo memblokade akses dari dan menuju Islamabad.

Dilansir laman BBC, Senin, 27 November 2017, pemerintah sipil dikritik atas responsnnya terhadap krisis ini. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan baru mengenai peran militer dalam politik Pakistan.

Selain mengenai peluang Ahmadiyah, Hamid dituduh menistakan agama lewat amandemen aturan pemilu yang mengatur sumpah jabatan yang menyebutkan nama Nabi Muhammad SAW. Protes terhadap Hamid ini berlangsung selama beberapa pekan dan menyebar dari Islamabad ke kota lain, seperti Lahore, Peshawar dan Karachi.

Selama bentrokan, pemerintah menangguhkan saluran berita pribadi dan memblokade jaringan media sosial tertentu.




(WIL)