Tiba di Hanoi, Kim Jong-un Siap Bertemu Donald Trump

Willy Haryono    •    Selasa, 26 Feb 2019 15:06 WIB
korea utaraAmerika Serikat-Korea Utara
Tiba di Hanoi, Kim Jong-un Siap Bertemu Donald Trump
Iring-iringan mobil Kim Jong-un tiba di Hanoi, Vietnam, 26 Februari 2019. (Foto: AFP/YE AUNG THU)

Hanoi: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un disambut massa yang melambaikan bendera Korut serta Vietnam saat dirinya bersama rombongan tiba di Hanoi, Selasa 26 Februari 2019. Sebelumnya pada pagi hari, Kim tiba di stasiun kereta api Dong Dang usai bertolak dari Pyongyang sekitar dua hari lalu.

Kerumunan warga terus melambaikan tangan serta bendera ke arah iring-iringan Kim, termasuk saat orang nomor satu di Korut itu melewati Hanoi Opera House. Tidak jauh dari situ, Kim tiba di Hotel Melia, tempatnya menginap sepanjang pekan ini.

Kim dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Donald Trump dalam Konferensi Tingkat Tinggi kali kedua pada 27 dan 28 Februari mendatang. Gedung Putih menyebut Kim dan Trump dijadwalkan makan malam bersama pada Rabu 27 Februari.

Berbeda dengan Kim, Trump menggunakan rute konvensional dengan pesawat kepresidenan Air Force One. Trump dijadwalkan mendarat di Vietnam malam ini.

KTT pertama Kim dan Trump berlangsung di Singapura pada Juni tahun lalu. Namun KTT pertama tersebut hanya menghasilkan kesepakatan semu soal denuklirisasi, tanpa memaparkan detail apapun.

Sejumlah analis menilai KTT kedua ini mungkin akan menelurkan hasil yang lebih konkret mengenai denuklirisasi.

Saat tiba di stasiun Dong Dang tadi pagi, Kim disambut anak-anak sekolah serta petugas keamanan berseragam putih. Mengenakan setelan jas hitam ala Mao, Kim berjalan bersama sejumlah pengawal ke arah mobil Mercedes-Benz. 

Stasiun Dong Dang yang berada di wilayah perbatasan biasanya sepi, namun mendadak sangat ramai saat Kim datang. Namun sebaliknya, rute dari stasiun Dong Dang menuju Hanoi ditutup total untuk umum saat Kim melintas ke arah ibu kota Vietnam.

Sebelumnya, Trump telah berulang kali mengatakan Korut akan menjadi negara besar jika Kim mau mengakhiri program misil dan nuklir. "Dengan denuklirisasi menyeluruh, Korea Utara akan menjadi raksasa ekonomi," tulis Trump di Twitter. "Tanpa (denuklirisasi), mungkin hanya negara yang tidak jauh berbeda dari sekarang," lanjutnya.

"Ketua Kim akan mengambil keputusan yang bijak," tegas Trump.

Baca: Perang Korea Kemungkinan Diumumkan Berakhir pada KTT Hanoi


(WIL)


Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

2 weeks Ago

Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Bernie Sanders memulai kampanye di tempat…

BERITA LAINNYA