Ledakan di Distrik Syiah Irak Tewaskan 6 Orang

Willy Haryono    •    Senin, 05 Nov 2018 10:30 WIB
konflik irakisis
Ledakan di Distrik Syiah Irak Tewaskan 6 Orang
Petugas membersihkan lokasi bom bunuh diri di salah satu distrik Syiah di Baghdad, Irak, 24 Mei 2018. (Foto: AFP/AHMAD AL-RUBAYE)

Baghdad: Ledakan di sejumlah distrik mayoritas Syiah di ibu kota Irak menewaskan enam orang dan melukai beberapa lainnya pada Minggu malam. Sebagian besar korban jiwa adalah warga sipil.

Kabar disampaikan sejumlah sumber dari kepolisian dan tim medis Irak kepada kantor berita AFP, Senin 5 November 2018. Di area Aden di utara Baghdad, dua warga sipil tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan dekat sebuah halte bus.

Sebuah bom juga meledak di dekat permukiman Tarmiyah, yang ditujukan kepada sebuah konvoi kendaraan militer. Serangan tersebut menewaskan seorang prajurit dan melukai dua lainnya.

Sementara di distrik timur Kota Sadr, dua orang tewas dan empat lainnya terluka dalam dua ledakan. Peristiwa terjadi di wilayah yang juga dihuni mayoritas Syiah.

Dua ledakan lainnya juga dilaporkan mengenai beberapa bus di sekitar Baghdad dan melukai sedikitnya tujuh orang. Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian ledakan tersebut.

Kota Sadr adalah bekas markas kelompok Hamdi Army, yang pernah berperang melawan pasukan Amerika Serikat dan membunuh ribuan Muslim Sunni. Milisi Hamdi Army dipinmpin ulama Syiah Moqtada Sadr, yang aliansi politiknya berjaya dalam pemilihan umum parlemen Irak tahun ini.

Kekerasan memuncak di Irak selama 2006 dan 2007, saat ketegangan sektarian berada di puncak tertinggi. Namun tensi menurun di Irak, terutama Baghdad, setelah pemerintah mendeklarasikan kemenangan melawan kelompok militan Islamic State (ISIS) pada Desember lalu.


(WIL)