ASEAN dan Uni Eropa akan Tingkatkan Mobilitas Mahasiswa di Kawasan

   •    Rabu, 14 Jun 2017 15:12 WIB
asean
ASEAN dan Uni Eropa akan Tingkatkan Mobilitas Mahasiswa di Kawasan
Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN, Vongthep Arthakaivalvatee. (Foto: ASEANSME)

Metrotvnews.com, Manila: Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN), Komisi Pendidikan Tinggi Filipina (CHED) dan Uni Eropa bekerja sama menyelenggarakan Forum Mobilitas Mahasiswa ASEAN yang pertama di Manila, Rabu, dengan tujuan untuk menggali dan mempromosikan manfaat mobilitas mahasiswa di ASEAN.

Forum tersebut digagas Dukungan Uni Eropa untuk Pendidikan Tinggi di ASEAN (SHARE), sebuah program kerja sama empat tahun yang dijalankan konsorsium yang terdiri dari British Council, Campus France, German Academic Exchange Service (DAAD), Nuffic, the European Association for Quality Assurance in Higher Education (ENQA), dan the European University Association (EUA).

Dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, Rabu 14 Juni 2017, 200 mahasiswa dan alumni perguruan tinggi menghadiri forum yang berlangsung selama dua hari tersebut. Mereka membahas dampak mobilitas mahasiswa terhadap pendidikan, prospek karir, serta kontribusinya terhadap masyarakat dan kawasan ASEAN secara keseluruhan.

Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN, Vongthep Arthakaivalvatee, menekankan peran anak muda di ASEAN dengan mengatakan, "Mahasiswa dan anak muda adalah kunci dari proyek ambisius kami dalam membangun komunitas ASEAN yang berfokus pada sumber daya manusia. Mereka adalah calon pemimpin masa depan baik di masyarakat maupun di industri, sehingga kami harus mengedukasi mereka untuk dapat memiliki pemahaman yang baik dan memanfaatkan keberadaan ASEAN."

Senada dengan hal tersebut, Ketua CHED, Patricia B. Licuanan menekankan bahwa mobilitas mahasiswa di level internasional, baik untuk mereka yang menempuh studi di luar negri maupun mahasiswa asing yang belajar di suatu negara, adalah faktor penting dalam peningkatan mutu lulusan universitas di Filipina sekaligus memperluas kesempatan mereka untuk mendapatkan lapangan pekerjaan yang berarti. 

Sementara itu Duta Besar Uni Eropa untuk Filipina Franz Jessen, menyoroti pentingnya peran Uni Eropa dalam memberikan teladan dan tempat rujukan untuk proyek ASEAN dalam membangun wilayah pendidikan tinggi di kawasan regional. 

"Kerjasama pendidikan tinggi dan mobilitas mahasiswa telah menjadi elemen yang penting untuk kesuksesan Uni Eropa di dekade yang lalu. Skema beasiswa Erasmus yang populer telah memudahkan jutaan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di luar negeri di wilayah Eropa dan secara tidak langsung menanamkan identitas Eropa di dalam diri mereka," ujar Jessen.

Forum ini diselenggarakan di Manila di bawah kepemimpinan Filipina di ASEAN di tahun 2017 ini, dan untuk memperingati tiga perayaaan besar: 50 Tahun ASEAN, 40 Tahun Hubungan ASEAN dan Uni Eropa, dan 30 tahun Erasmus+. Forum ini juga didukung Uni Eropa untuk Pendidikan Tinggi di ASEAN (SHARE) yang merupakan program kerjasama selama empat tahun ASEAN dan Uni Eropa untuk mendukung pengembangan Area Pendidikan Tinggi ASEAN.


(WIL)

Waspadai Infiltrasi Ideologi

Waspadai Infiltrasi Ideologi

3 hours Ago

Infiltrasi ideologi merupakan ancaman di balik cepatnya perkembangan teknologi. Namun pendekatan…

BERITA LAINNYA