Indonesia-Laos Kuatkan Upaya Tangkal Terorisme di Kawasan

Sonya Michaella    •    Kamis, 27 Jul 2017 13:43 WIB
indonesia-laos
Indonesia-Laos Kuatkan Upaya Tangkal Terorisme di Kawasan
Menlu Retno Marsudi bahas penguatan atasi terorisme dengan Menlu Laos Saleumxay Kommasith (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Isu terorisme menjadi salah satu isu yang dibahas dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Laos, Saleumxay Kommasith, yang diterima oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, hari ini. 
 
Kunjungan Menlu Saleumxay ini juga dalam rangka pertemuan ke-5 Joint Commision for Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia dan Laos. Tak hanya itu, kedua menlu juga meresmikan logo peringatan 60 tahun usia hubungan bilateral antara dua negara anggota ASEAN ini.
 
Di peringatan 60 tahun hubungan bilateral dua negara ini, nantinya akan diadakan pertunjukan budaya, pameran foto antara Indonesia dan Laos serta seminar.
 
"Kami mendiskusikan cara-cara bagaimana menguatkan upaya menangkal terorisme, lalu transnational crime dan obat-obatan terlarang," kata Menlu Retno dalam konferensi persnya di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis 27 Juli 2017.
 
Persiapan Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN yang akan dihelat pekan depan di Filipina juga menjadi salah satu bahasan kedua menlu.
 
Dikatakan, kedua negara anggota ini berkomitmen untuk terus menguatkan ASEAN dan menjaga stabilitas serta perdamaian kawasan dan global.
 
Di bidang ekonomi, Menlu Saleumxay direncanakan akan meninjau PT Pupuk Kujang di Cikampek, besok, untuk membahas perluasan kerja sama dua negara. 
 
"Selain itu, PT Pertamina juga mulai tertarik untuk membuka peluang kerja sama dengan Laos di bidang retail sektor bisnis energi," ungkap dia.
 
Menurut Menlu Retno, Menlu Saleumxay juga akan mengunjungi PT Pindad, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenlu RI untuk melakukan dialog dan studi banding terkait pelatihan bagi para diplomat.
 
Investasi Indonesia di Laos yang tercatat saat ini mencapai USD1,1 juta, terutama dalam bidang pengadaan bioskop. Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di Laos, terhitung mencapai 250 orang.



(FJR)