Protes Bersih, Massa Kaos Merah Dilaporkan Lecehkan Warga

Arpan Rahman    •    Sabtu, 19 Nov 2016 10:59 WIB
protes bersih
Protes Bersih, Massa Kaos Merah Dilaporkan Lecehkan Warga
Pemimpin Kaus Merah Datuk Seri Jamal Yunos bersama pendukungnya (Foto: The Star).

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Sekelompok orang yang memakai baju kaos seragam berwarna merah berkumpul di stasiun LRT Masjid Jamek pukul 8 waktu setempat, Sabtu 19 November. Mereka melecehkan semua orang.
 
Beberapa wartawan dan para pendukung Bersih yang membeli sarapan di warung-warung terdekat diganggu jika mereka terlalu dekat dengan kelompok ini. Banyak yang lalu memutuskan untuk membeli makanan di tempat lain.
 
Pantauan Asia One yang dilansir, Sabtu (18/11/2016), kaum perempuan menonjol jadi sasaran. Bahkan mereka berpakaian resmi untuk bekerja, secara usil disiuli dan diolok-olok.
 
Kaus Merah sebelumnya mengatakan, mereka hadir untuk memprotes Bersih, gerakan prodemokrasi yang berkumpul untuk mendesak pemilihan umum yang bebas dan adil.
 
Pemimpin kelompok itu, Datuk Seri Jamal Yunos, telah ditangkap gara-gara berkelahi di Ampang Point, Kuala Lumpur, pada 13 November lalu.
 
 
Jamal ditahan pada Sabtu 19 November, sekitar pukul 1.30 malam waktu setempat. Diketahui bahwa Pimpinan Partai UMNO wilayah Sungai Besar itu dibawa ke markas Polisi Selangor di Shah Alam.
 
Penangkapan juga dilakukan terhadap pemimpin massa anti-pemerintah yakni Maria Chin Abdullah. Maria selama ini dikenal ketua kelompok pro-demokrasi Bersih 2.0.
 
Dari kubu Bersih, yang ditahan tidak hanya Maria Chin Abdullah tetapi juga Mandeep Singh. Penangkapan dilakukan dengan alasan bahwa organisasi itu didanai oleh seorang miliuner asal Amerika Serikat (AS).
 
Tetapi menurut anggota komite Bersih 2.0, Jay Jay Denis meyakini bahwa penahanan itu terkait unjuk rasa yang akan berlangsung hari ini. Sebelumnya polisi dan Komisi Multimedia dan Komunikasi Malaysia melakukan penggerebekan kantor Bersih pada Jumat 19 November.



(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA