3 WNI eks-Sandera Abu Sayyaf Diserahkan kepada Keluarga

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 08 Oct 2016 11:32 WIB
wni disandera abu sayyaf
3 WNI eks-Sandera Abu Sayyaf Diserahkan kepada Keluarga
Menlu Retno Marsudi dengan WNI eks-sandera (Foto: Dok.Kemenlu RI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menlu Retno serah terima tiga WNI yang dibebaskan Abu Sayyaf kepada keluarga. Serah terima dilakukan di Gedung Kementerian Luar Negeri pada Jumat sore, 7 Oktober 2016.
 
Ketiga WNI tersebut adalah Ferry Arifin asal Samarinda serta Edi Suryono dan Muhammad Mahbrur Dahri asal Sulawesi Selatan. Penyerahterimaan tersebut disaksikan oleh wakil PT. Rusianto Bersaudara, perusahaan pemilik kapal TB Charles.
 
Pada kesempatan tersebut, Ferry Arifin atas nama keluarga menyampaikan terima kasih yg sebesar-besarnya kepada Pemerintah Indonesia atas bebasnya tiga ABK, dan memohon agar Pemerintah terus mengupayakan pembebasan dua sandera lainnya. Ungkapan terima kasih kepada Pemerintah juga disampaikan oleh wakil perusahaan atas pendampingan Pemerintah sejak awal kasus penyanderaan. 
 
Banyak pelajaran dari peristiwa tersebut. Karena itu perusahaan akan meminta lima ABK yang sudah bebas nantinya berbagi pengalaman dengan sekitar 1.000 karyawan lainnya.
 
"Ini adalah hasil kerja bersama dari seluruh elemen Pemerintah. Meskipun diam, tapi Pemerintah terus mengerahkan kemampuan dan upaya untuk melakukan pembebasan," ujar Menlu Retno, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu (8/10/2016).
 
Terkait dua WNI yang masih di tangan sandera, Menlu Retno menyampaikan bahwa upaya terus dilakukan di bawah koordinasi Menko Polhukam. "Proses yang dilakukan Pemerintah selalu mengedepankan keselamatan sandera. Karena itu dimohon dukungan semua pihak, khususnya keluarga," ucap Menlu Retno.
 
Menlu Retno juga mengingatkan agar semua perusahaan pengangkutan batu bara mematuhi koridor pelayaran yang sudah disepakati dalam Kesepakatan Trilateral Indonesia-Malaysia-Filipina.  Koridor tersebut ditetapkan untuk memudahkan pengawasan perjalanan kapal oleh aparat ketiga negara.
 
Perompakan kapal TB Charles terjadi 20 Juni 2016 lalu. Dari 13 ABK, 7 ABK diculik dan disandera oleh 2 faksi Abu Sayyaf yang berbeda. Hingga saat ini sudah 5 ABK berhasil dibebaskan Pemerintah. Dua ABK lainnya masih di tangan penyandera di Filipina Selatan.

 
 

(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

4 hours Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA