PM Najib Anggap Protes Bersih Dijadikan Alat oleh Oposisi Malaysia

Fajar Nugraha    •    Jumat, 18 Nov 2016 17:58 WIB
protes bersih
PM Najib Anggap Protes Bersih Dijadikan Alat oleh Oposisi Malaysia
PM Malaysia Najib Razak (Foto: The Star).

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengecam partai oposisi yang berada di belakang protes Bersih. Najib menilai aksi dijadikan alat untuk melawan pemerintah.
 
Dalam tulisannya berjudul 'Sandiwara Perhimpunan Pembangkang' di www.najibrazak.com, Najib menegaskan bahwa kelompok yang kalah dalam pemilu memiliki hak untuk memberikan kritikan terhadap pemerintah. Tetapi sudah sepatutnya kelompok ini menggunakan jalur yang tepat untuk melayangkan kritikan.
 
"Tetapi di Malaysia situasinya berbeda. Pihak partai oposisi menggunakan NGO (lembaga non-pemerintah),-yang tidak mendukung partai politik dan upaya pemberantasan,- menekan pemerintah melalui unjuk rasa," tulis PM Najib, seperti dikutip Bernama, Jumat (18/11/2016).
 
Najib menambahkan, rakyat sudah sadar bahwa NGO (Bersih 2.0) yang dimaksud menjadi boneka bagi pihak oposisi. Ini diperlihatkan dari setiap protes Bersih dipimpin oleh beberapa ketua partai oposisi.
 
 
"Saat melakukan protes kedua, mereka (pengunjuk rasa Bersih) terlibat kerusuhan di Kuala Lumpur bahkan membalikkan mobil polisi. Pada protes ketiga, mereka mengikuti perintah pemimpinnya dan menghantam blokade polisi serta memicu kericuhan," sebut Najib.
 
"Pada protes keempat, mereka mendukung pelengseran partai yang berkuasa tetapi di saat bersama mengklaim sebagai non-partisan," imbuh PM Najib.
 
"Pada protes kelima, mereka merunut pemimpin oposisi yang didakwa korupsi, di saat mengklaim ingin melawan korupsi," lanjutnya.
 
Najib menyebutkan, tidak jelas apa yang diperjuangkan oleh kelompok ini. Selain itu, dirinya melihat bahwa unjuk rasa Bersih, digunakan oleh partai politik sebagai kedok untuk melawan pemerintahan yang dipilih oleh rakyat.
 
Bagi PM Najib, sebagian besar rakyat Malaysia sudah muak dengan taktik yang digunakan oleh oposisi. Rakyat menurut Najib, hanya ingin dilayani dengan baik oleh pemerintah.
 
"Ini sebabnya tim dan saya akan tetap melanjutkan pemerintahan," tegas Najib.

KBRI Kuala Lumpur keluarkan imbauan untuk WNI

Perwakilan Indonesia lewat KBRI Kuala Lumpur pun mengimbau para Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di pusat kota, agar tak mendekat area unjuk rasa yang dilaksanakan oleh kelompok Bersih.

(Baca: KBRI Kuala Lumpur Imbau WNI Jauhi Area Demo Bersih 5).

"Imbauannya agar WNI di malaysia tidak ikut demo tersebut. KBRI juga mengimbau agar WNI menghindari jalan-jalan area unjuk rasa agar tak terjadi kejadian yang membahayakan WNI," ucap Duta Besar RI untuk Malaysia, Herman Prayitno kepada Metrotvnews.com, Jumat (18/11/2016).

KBRI Kuala Lumpur juga mengimbau agar para WNI tidak memakai pakaian berwarna merah atau kuning saat unjuk rasa berlangsung. Pasalnya, dikabarkan para pengunjuk rasa akan memakai baju warna tersebut. KBRI Kuala Lumpur juga mengimbau, apabila para WNI memang harus keluar rumah, diharapkan tidak bepergian berkelompok lebih dari tiga orang.



(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA