Hampir Seluruh Warga Filipina Puas dengan Kinerja Duterte

Sonya Michaella    •    Kamis, 17 Nov 2016 12:29 WIB
filipina
Hampir Seluruh Warga Filipina Puas dengan Kinerja Duterte
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Kantor Kepresidenan Filipina, Malacanang, mengucapkan terima kasih kepada rakyat Filipina yang sangat puas dengan kinerja Presiden Filipina, Rodrigo Duterte selama hampir lima bulan memerintah.

"Kami berterima kasih kepada rakyat Filipina yang begitu puas dengan kinerja Duterte. Ini adalah pencapaian awal," kata juru bicara kepresidenan Filipina, Martin Andanar, seperti dikutip Inquirer, Kamis (17/11/2016).

Rating 'sangat puas' diberikan hampir 80 persen rakyat Filipina atas kinerja Duterte selama menjabat menjadi presiden. Andanar mengatakan, semangat dari rakyat menjadi inspirasi dan kekuatan Duterte beserta timnya untuk mengurus Filipina.

"Ini berarti banyak pekerjaan baru yang harus kita lakukan dan semua harus bekerja sama demi menciptakan Filipina yang baik dan aman," lanjutnya lagi.

Meskipun banyak dikritik dan dicaci dunia internasional, Duterte begitu dicintai rakyatnya. Hal ini berkaitan pula dengan perang narkoba Duterte yang menegaskan Filipina harus bebas dari narkotika dan obat-obatan terlarang.

Akibatnya, Duterte dituduh melanggar hak asasi manusia karena hampir 3.000 warga Filipina tewas atas perang narkoba yang sudah dicanangkannya sejak masih berkampanye.

Menteri Luar Negeri Filipina, Perfecto Yasay, pun meminta dunia untuk tidak ikut campur dalam perang narkoba yang dilakukan Duterte.

Yasay mengatakan Duterte mendapat 92 persen persetujuan atas tindakannya. Dia memperkirakan kampanye yang dilakukan Duterte telah disalahpahami.

"Aksi kami, bagaimana pun, telah menjadi berita utama nasional dan perhatian internasional dengan alasan yang salah," ungkapnya.

 


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA