Anwar Ibrahim Sebut Mahathir Sosok Nasionalis

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 05 Jul 2018 07:13 WIB
mahathir mohamad
Anwar Ibrahim Sebut Mahathir Sosok Nasionalis
Perdana Menteri Malaysia Mahathri Mohammad dan pimpinan oposisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim. AFP/Mohd Rasfan.

Jakarta: Pemimpin Koalisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim optimistis kepemimpinan Mahathir Mohamad akan membawa perubahan baik bagi Malaysia. Ia menilai Mahathir sekarang berbeda dengan sosok yang dulu memimpin Malaysia dari 1981 hingga 2003.

Saat itu, Mahathir dikenal otoriter dan kerap membungkam pengkritik pemerintah. Anwar mengatakan Mahathir sebenarnya memiliki rasa nasionalisme tinggi dan mendukung reformasi Malaysia.

"Dia mendukung agenda reformasi, ada orang sinis, itu hak masing-masing. Tapi saya lihat tindakan ini, sangat positif. Jadi saya tidak masalah untuk memberikan segala sokongan untuk beliau tetap baik," ujar Anwar di Ballroom Fairmont Hotel, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018.

Anwar menyebut Mahathir rela berkorban demi Malaysia yang lebih baik. Buktinya, selama pimpinan mantan Perdana Menteri Najib Razak, Mahathir setia sebagai oposisi untuk melawan.

Langkah yang diambil pria 93 tahun itu, kata Anwar, tidak biasa. Pasalnya, bukan hal mudah berjalan bersama oposisi yang dulunya juga menentang dia.

"Seorang yang berumur begitu, bersedia mengorbankan diri, mengambil langkah-langkah yang sangat tidak populer yaitu untuk tidak mendukung pemerintahan. Dengan risiko yang besar untuk mendukung oposisi. Jadi orang hormat pada itu," kata Anwar. 

Mahathir Mohammad kembali ke kursi Perdana Menteri Malaysia setelah pada Pemilu 2018 berhasil mengalahkan kubu Najib Razak. Kepada Anwar dan Pakatan Harapan, Mahathir berjanji akan memberikan posisi dan kuasanya kepada Anwar dalam dua tahun ke depan.


(DRI)