Korut Harus Segera Hentikan Program Nuklir

Sonya Michaella    •    Selasa, 20 Sep 2016 14:43 WIB
nuklir korea utara
Korut Harus Segera Hentikan Program Nuklir
Dubes Korsel untuk RI Cho Tae-Young (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Cho Tae-Young menegaskan bahwa Korea Utara (Korut) harus segera menghentikan program nuklirnya.
 
"Sangat jelas keinginan kita (Korea Selatan) agar Korut menghentikan program nuklirnya, karena programnya tersebut membahayakan dunia," ujar Dubes Cho ketika ditemui di Kedutaan Besar Republik Korea, Jakarta, Selasa (20/9/2016).
 
Apa yang dilakukan Korut, kata dia, adalah sebuah provokasi dan menimbulkan potensi adanya peperangan. 
 
"Kami ingin Korut menggunakan uangnya untuk rakyatnya dan pembangunan Korut sendiri," tegas Dubes Cho.
 
Ia menilai bahwa pesan-pesan negara lain sangat kuat di mana negara-negara terkait menginginkan untuk Korut menghentikan program nuklirnya.
 
"Jika Korut terus-terusan seperti ini, mereka terus mengembangkan program nuklirnya, mereka akan diisolasi," sebutnya.
 
Rumor beredar bahwa Korut akan meluncurkan rudal balistik setelah Korut meluncurkan uji coba rudal balistiknya pada 5 September kemarin.
 
"Tentu ini akan memicu kontroversi lagi, jika memang Korut akan meluncurkan uji coba rudal sekali lagi. Saya tidak tahu mengapa mereka (Korut) tidak mematuhi Dewan Keamanan PBB, meskipun Korut di bawah pengawasan DK PBB," pungkasnya.
 
Korsel beserta Amerika Serikat dan Jepang bersikeras untuk menjatuhkan sanksi lagi untuk Korut setelah pelucuran rudal balistik terakhirnya pada September lalu.
 
Seakan tak mengindahkan ancaman tersebut, Korut malah menguji coba mesin yang digunakan untuk meluncurkan roket satelit pada pagi tadi, Selasa 20 September.
 
Korut uji mesin roket terbaru
 
Selain uji nuklir, Korut pada hari ini juga mengklaim berhasil melakukan uji mesin roket. Korut menyebutkan roket itu akan digunakan untuk meluncurkan satelit.
 
Menurut kantor berita Korut, KCNA, Kim Jong-Un meminta para ilmuwan untuk melakukan mempersiapkan peluncuran satelit secepat mungkin. Uji ini merupakan yang terbaru dilakukan terkait rudal tahun ini.
 
Namun hal ini dilihat berbeda oleh para pengamat. Mereka menilai roket ini bisa dijadikan rudal jarak jauh oleh Pemerintah Korut.
 
Bukan tanpa alasan para pengamat mencurigai kemampuan mesin roket ini. Mereka melihat roket ini bisa dijadikan rudal jarak jauh. Sebelumnya Korut mengklaim nuklir mereka bisa ditempatkan sebagai hulu ledak di rudal.



(FJR)

Indonesia dan Liga Arab Sepakati Kerja Sama Konkret

Indonesia dan Liga Arab Sepakati Kerja Sama Konkret

9 minutes Ago

Bidang kerja sama yang tercakup di dalam MoC tersebut antara lain perdamaian dan keamanan, ekonomi,…

BERITA LAINNYA