Tiongkok Akan Penjarakan Pelaku Pelecehan Bendera dan Lagu Kebangsaan

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 01 Nov 2017 06:32 WIB
lagu nasional
Tiongkok Akan Penjarakan Pelaku Pelecehan Bendera dan Lagu Kebangsaan
Presiden Tiongkok Xi Jinping. Dok:Xinhua.

Metrotvnews.com, Beijing: Parlemen Tiongkok mempertimbangkan hukuman penjara
hingga tiga tahun bagi yang melecehkan lagu kebangsaan atau benderanya di depan umum. Sementara undang-undang lagu kebangsaan akan diterapkan di Hongkong.

Xi Jinping mengantarkan undang-undang baru untuk mengamankan Tiongkok dari ancaman, baik di dalam maupun di luar perbatasannya, sejak mengambil alih jabatan presiden pada 2013 dan memimpin tindakan keras terhadap perbedaan pendapat dan kebebasan berbicara.

Tiongkok mengeluarkan undang-undang baru pada September, yang mewajibkan hingga 15 hari dalam penahanan polisi bagi yang melecehkan lagu kebangsaan 'Mars Sukarelawan'. Undang-undang itu juga mencakup wilayah Tiongkok di Hongkong dan Makau.

Dilansir dari Reuters, Rabu 1 November 2017, Parlemen kini melihat apakah akan mengubah hukum pidana China untuk memasukkan hukuman pidana untuk tidak menghormati lagu kebangsaan tersebut, termasuk dengan sengaja mengacaukan lirik atau lagu tersebut.

Sanksi lebih berat juga berlaku untuk penodaan bendera atau lambang negara, termasuk pembakaran, perusakan atau penginjakan di depan umum. Pelaku sebelumnya dikenai hukuman hingga 15 hari penahanan.

Rancangan amandemen telah diajukan untuk perundingan pada sesi dua bulanan komite parlemen, yang dimulai pada Senin. "Pelanggar dalam hal ini mungkin menghadapi hukuman sampai tiga tahun penjara, menurut draf tersebut," demikian isi draf itu.

Tidak jelas kapan amandemen tersebut bisa disahkan, namun hal itu dapat diberlakukan di akhir minggu, ketika komite parlemen menutup sesi saat ini.

Undang-undang lagu kebangsaan nasional, yang mulai berlaku pada 1 Oktober, juga akan disertakan dalam lampiran Undang-Undang Dasar Hong Kong, atau konstitusi mini, meski tidak jelas apakah itu akan mencakup hukuman penjara tiga tahun.


(DEN)