Tiga MoU akan Disepakati Presiden Jokowi dan Presiden Korsel

Sonya Michaella    •    Kamis, 02 Nov 2017 14:49 WIB
indonesia-korsel
Tiga MoU akan Disepakati Presiden Jokowi dan Presiden Korsel
Kemenlu RI memberikan keterangan pers mengenai kunjungan Presiden Korea Selatan ke Indonesia (Foto: Fajar Nugraha/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga Memorandum of Understanding (MoU) akan disepakati Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) dalam kunjungan kenegaraan Presiden Moon Jae-in ke Jakarta yang akan diterima Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor, 9 November mendatang.
 
Tiga MoU tersebut mencakup bidang industri, perhubungan, dan kesehatan. Namun, tiga rumusan MoU ini masih dalam proses finalisasi.
 
"Hubungan Korsel-Indonesia juga akan meningkat ke special strategic partnership (kemitraan strategis spesial). Korsel salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan investasi dan dagang," kata Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri RI Edi Yusup di press briefing Kemenlu RI, Jakarta, Kamis 2 November 2017.
 
"Peningkatan kemitraan ini dipertajam lebih konkret lagi untuk mendukung industri dan perluasan kerja sama bilateral Indonesia-Korsel," ungkap dia.
 
Moon dan Jokowi diperkirakan akan membahas soal tukar kebijakan industri, petrochemical dan besi baja. Selain itu, Korsel juga akan membantu infrastruktur Jokowi, terutama di bidang jalan kereta api, kebijakan transportasi dan keselamatan. Pasalnya, Korsel mempunyai banyak pengalaman di bidang tersebut.
 
Perlindungan WNI juga akan dibahas oleh dua presiden ini. Terhitung ada 34 ribu WNI yang bekerja sebagai TKI di Seoul, empat ribu di antaranya bekerja sebagai ABK.
 
"Ini yang akan kita tekankan. Kita minta agar perlindungan ABK masuk ke dalam sistem perlindungan pekerja Korsel, tapi mereka belum mau karena sudah ada sistem perlindungan untuk ABK sendiri," ucap Edi.
 
Edi menambahkan, joint working group terkait perlindungan khusus ABK pun akan dibentuk awal tahun 2018 untuk dibahas lebih dalam dan khusus.
 
Selain bilateral dengan Jokowi, Moon juga akan menghadiri forum bisnis dengan 300 pengusaha yaitu 150 pengusaha Korsel dan 150 pengusaha Indonesia. Sejumlah perwakilan perusahaan besar Korsel akan hadir yaitu Lotte Group, Hyundai dan KIA Group dan CJ Group.
 
"Akan ada 10 MoU bussiness to bussiness di forum bisnis ini dan masih dalam tahap pembahasan juga MoU-nya," tutur dia lagi.
 
Neraca perdagangan Korsel dan Indonesia tahun ini diperkirakan mencapai USD17 miliar. Angka ini akan ditargetkan meningkat menjadi USD30 miliar sampai 2022 mendatang.



(FJR)