WNI Ditahan di Hong Kong akan Diberi Akses Konsuler

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 07 Feb 2018 18:41 WIB
hong kongwni ditangkap
WNI Ditahan di Hong Kong akan Diberi Akses Konsuler
Ilustrasi - Medcom.id

Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menuturkan Konsulat Jenderal RI di Hong Kong telah melaporkan bahwa dua warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan akibat penyalahgunaan visa telah diberikan akses kekonsuleran.

"Tadi pagi Pak Konjen kita di Hong Kong memberikan laporan bahwa per tadi pagi, kita sudah diberikan akses kekonsuleran untuk bertemu dengan warga negara Indonesia tersebut," ucapnya, saat ditemui di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu 7 Februari 2018.

Dia menuturkan, masing-masing negara memiliki peraturan, dan jika ada WNI yang melanggar, Indonesia tentu memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan. Retno menjelaskan, perlindungan yang dilakukan adalah untuk memastikan hak-hak hukum WNI tersebut.

"Di mana pun kita pergi, kita harus tunduk pada peraturan setempat, namun ada kewajiban kita untuk memastikan bahwa hak hukum warga negara kita yang sedang menghadapi masalh di negara lain tidak dikurangi," tegasnya.

Sementara itu, dari keterangan tertulis KJRI Hong Kong yang diterima Medcom.id, disebutkan bahwa Konjen RI Hong Kong Tri Tharyat telah menemui dua komedian WNI atas nama Yudo Prasetyo dan Deni Afriandi. Keduanya menjadi terdakwa kasus penyalahgunaan visa di Penjara Lai Chi Kok Jong Kong.

Keduanya dituduh melanggar UU Imigrasi Hong KOng dengan menerima bayaran sebagai pengisi sebuah acara yang diselenggarakan komunitas Buruh Migran Hong Kong. Pasalnya, kedua komedian ini masuk Hong Kong dengan menggunakan visa turis pada 2 Februari lalu.

"Keduanya ditangkap imigrasi Hong Kong pada 4 Februari," ucap Tri.

Otoritas Hong Kong menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menuduh mereka melanggar izin tinggal dan bekerja di sana. Kasus ini sudah disidangkan pada 6 Februari kemarin.




(WIL)