Tiongkok Kecam Manipulasi Politik AS Terkait Dakwaan Huawei

Willy Haryono    •    Selasa, 29 Jan 2019 12:23 WIB
amerika serikathuaweitiongkok
Tiongkok Kecam Manipulasi Politik AS Terkait Dakwaan Huawei
Logo Huawei muncul di acara Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, AS, 12 Januari 2018. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

Beijing: Tiongkok mengecam "manipulasi politik" di balik pelayangan dakwaan oleh Amerika Serikat terhadap perusahaan telekomunikasi Huawei dan salah satu petingginya, Meng Wanzhou.

Serangkaian dakwaan AS terhadap Huawei dan Meng meliputi penipuan perbankan, menghalangi proses peradilan dan pencurian teknologi. Dakwaan ini hampir dipastikan meningkatkan ketegangan antara AS dan Tiongkok.

"AS telah menggunakan kekuatannya untuk mendiskreditkan beberapa perusahaan Tiongkok untuk mencekik kegiatan operasionalnya," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang, seperti dilansir dari laman AFP, Selasa 29 Januari 2019.

"Ada motif dan manipulasi politik yang kuat di belakang setiap aksi (AS)," lanjut dia.

Tiongkok mengaku "sangat khawatir" atas total 13 dakwaan terhadap Huawei, dan juga meminta Kementerian Hukum AS untuk segera mencabut perintah penangkapan terhadap Meng. Meng ditangkap bulan lalu di Kanada atas permintaan AS, namun kemudian dibebaskan dengan jaminan dan menjadi tahanan rumah.

"Kami meminta AS menghentikan tekanan tak masuk akal terhadap sejumlah perusahaan Tiongkok, termasuk Huawei, dan juga memperlakukan operasionalnya secara objektif dan adil.


Grafik kasus Huawei dan Meng Wanzhou. (Foto: AFP)

Selain menyinggung mengenai AS, Tiongkok juga menyerukan kepada Kanada untuk segera membebaskan Meng. Meng ditangkap karena dituduh AS telah melanggar perihal penjatuhan sanksi ekonomi Washington terhadap Iran.

Pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump telah menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran yang sempat dicabut lewat perjanjian nuklir 2015. Belakangan, serangkaian sanksi itu diperberat dan mengenai beberapa sektor penting seperti perminyakan, pengiriman serta perbankan.


(WIL)