Indonesia Harus Jaga Hubungan Baik dengan Myanmar

LB Ciputri Hutabarat    •    Minggu, 03 Sep 2017 19:41 WIB
hubungan bilateralrohingya
Indonesia Harus Jaga Hubungan Baik dengan Myanmar
Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J. Vermonte (berdiri). MI/Arya Manggala.

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia dinilai punya kesempatan bagus menjadi perantara dalam konflik Rohingya di Myanmar. Karena, Indonesia masih bisa berdiplomasi dengan Pemerintah Myanmar hingga saat ini.

Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J. Vermonte menyarankan Indonesia tetap menjaga hubungan baik dengan Mynmar.

"Tak banyak negara yang dipercaya dengan Myanmar. Mereka saja tidak responsif terhadp Malaysia atau Turki. Jadi ini yang harus dijaga," kata Philips di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 3 Agustus 2017.

Indonesia kerap memberikan bantuan langsung kepada Myanmar. Salah satunya adalah upaya Pemerintah Indonesia membangun rumah sakit di Rakhine, Myanmar. Belum lagi, masyarakat Indonesia lantang menyuarakan solidaritas mereka terhadap konflik yang terjadi di sana.


Aktivis muslim Indonesia untuk Rohingya melakukan aksi damai di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (3/9). MI/M Irfan.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dewan Nasional Setara Institute Romo Benny Susetyo. Benny meminta masyarakat Indonesia tak terpengaruh dengan segala provokasi terkait masalah yang menimpa etnis Rohingya.

"Justru Indonesia jaga kepercayaan Myanmar. Jangan terpancing bahwa kasus ini isu SARA. Tapi ini kasus soal kedaulatan," tutup Benny.


(DRI)