Menlu AS Buka Kemungkinan Berunding dengan Korut

Sonya Michaella    •    Selasa, 08 Aug 2017 08:02 WIB
amerika serikatkorsel-korut
Menlu AS Buka Kemungkinan Berunding dengan Korut
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rec Tillerson. AFP.

Metrotvnews.com, Manila: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rec Tillerson membuka peluang untuk berunding dengan Korea Utara (Korut) terkait program misil balistik.

"Tanggapan terbaik yang bisa diberikan Korut adalah mereka siap berdialog untuk menghentikan peluncuran misil balistiknya," ucap Tillerson dalam Forum Regional ASEAN di Filipina, kemarin.

"Ketika kondisinya tepat maka kita bisa duduk dan berdialog seputar masa depan Korut, sehingga mereka bisa merasa aman dan sejahtera secara ekonomi," lanjut dia.

Dikutip dari Asian Correspondent, Selasa 8 Agustus 2017, Korut telah terlebih dulu menolak perundingan yang ditawarkan Korea Selatan, saat menteri luar negeri kedua negara ini bertemu di sela-sela makan siang sebelum Forum Regional ASEAN dimulai.

Tak tanggung-tanggung, Korut tak menanggapi tawaran Korsel dengan alasan Korsel adalah sekutu dekat AS.

Korut juga bertekad memperkuat persenjataan dan meluncurkan aksi balas dendam '1.000 kali lipat' terhadap Washington sebagai respons dari penjatuhan serangkaian sanksi oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Korut juga menyatakan tidak akan pernah menegosiasikan program nuklirnya, selama AS terus menerapkan kebijakan yang merugikannya.

Kerangka dari Resolusi DK PBB berisi serangkaian sanksi tersebut merupakan usulan AS. Resolusi tersebut diloloskan dengan dukungan bulat 15 suara, termasuk dari Tiongkok dan Rusia, dua sekutu utama Korut.


(DRI)