KBRI Singapura Tarik Pengusaha Investasi di Labuan Bajo

Sonya Michaella    •    Selasa, 16 Oct 2018 23:05 WIB
indonesia-singapura
KBRI Singapura Tarik Pengusaha Investasi di Labuan Bajo
Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya membawa dua pengusaha Singapura ke Labuan Bajo. (Foto: Dok. KBRI Singapura)

Jakarta: KBRI Singapura mengajak dua perwakilan pengusaha Singapura untuk melihat potensi pariwisata Labuan Bajo dan Komodo. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

KBRI Singapura juga telah mendorong kunjungan wisata dan investasi ke kawasan lain sebelumnya yaitu Toba dan Belitung. Duta Besar RI untuk Singapura Ngurah Swajaya mengatakan, Labuan Bajo dan Komodo mulai diminati warga Singapura dan warga asing yang tinggal di Singapura.

Sebagai tujuan yang cukup populer, pada 2017 tercatat ada 130 ribu turis berkunjung. Di Labuan Bajo, investasi Singapura untuk pertama kali mencapai USD210 ribu di sektor perhotelan dan restoran, selama enam bulan pertama di tahun 2018.

Di sektor pariwisata, jumlah wisatawan asal Singapura ke Indonesia mencapai 929.106 orang, atau naik 9.6 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. Melalui program "twining destination" dan wisata kapal pesiar, diharapkan Labuan Bajo menarik lebih banyak wisatawan asing dan investasi di sektor pariwisata ke Labuan Bajo.

Dalam keterangan tertulis KBRI Singapura kepada Medcom.id, Selasa 16 Oktober 2018, di kunjungan kali ini ke Pulau Padar dan Komodo, Dubes Ngurah juga menemui banyak wisatawan asal Singapura.

Total nilai realisasi investasi Singapura selama 6 bulan pertama  meningkat 38 persen dari periode yang sama 2017, atau mencapai USD5,04 miliar atau lebih dari Rp70 Triliun. Nilai ini menempatkan Singapura sebagai investor terbesar ke Indonesia selama lima tahun terakhir. 



(DRI)